Buidaya Kakao

Budidaya Kakao : Simak Cara dan Tekniknya Agar Hasil Panen Kakao Melimpah

Budidaya Kakao | Di jaman yang semakin modern seperti sekarang ini, sudah waktunya untuk mencoba melakukan bisnis pada sektor-sektor yang dinilai menguntungkan. Terlebih para lulusan pertanian yang ingin menerapkan ilmunya dapat dengan melakukan budidaya berbagai jenis tanaman ataupun beternak.

Salah satu jenis tanaman yang mudah untuk didapatkan serta menguntungkan untuk dibudidaya adalah kakao. Kini budidaya kakao dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi para perintis usaha yang baru mulai.

Cara Mudah Budidaya Kakao bagi Pemula

Cara Mudah Budidaya Kakao
Cara Mudah Budidaya Kakao

Bagi para pemula, menanam kakao mungkin terlihat sangat sulit. Namun, jika tahu tahapan-tahapan dalam budidaya tanaman ini tentu tidak sesulit yang dibayangkan. Ada beberapa cara yang harus dilakukan dan diterapkan bagi calon pengusaha kakao.

Simak dan praktekkan dengan runtut cara budidaya kakao ini agar usaha budidaya tersebut lebih matang. Cara-cara berikut merupakan cara yang mudah untuk diterapkan bagi para pemula dalam bisnis budidaya tanaman.

1. Perhatikan pemilihan biji kakao

Perhatikan pemilihan biji kakao
Perhatikan pemilihan biji kakao

Ketika akan melakukan budidaya sebuah tanaman, pastikan untuk memilih biji tanaman yang baik. Biji kakao yang baik untuk digunakan dalam budidaya kakao adalah yang memiliki warna putih agak kekuningan. Dan jika biji tersebut di masukkan ke dalam air maka akan mengapung.

Ciri yang paling penting adalah tidak ada titik ataupun warna hitam pada biji kakao tersebut. Apabila Anda masih awam untuk membedakan antara biji kakao bagus dan yang berkualitas biasa saja, lihatlah pada tekstur dan bentuknya. Biji kakao yang memiliki kualitas bagus memiliki permukaan yang halus serta bentuknya bulat namun sedikit kotak.

2. Lakukan penyemaian biji

penyemaian biji kakao
penyemaian biji kakao

Langkah penyemaian dalam budidaya kakao ini tidak berbeda jauh dengan penyemaian pada tanaman lainnya. Tetapi Anda harus mempersiapkan beberapa media tanam, yaitu polybag, pupuk, tanah dan air.

Campurkan seluruh bahan dengan perbandingan 2:1:2 kemudian masukkan ke dalam polybag hingga per empat bagian saja. Buatlah lubang kecil pada polybag dan masukkan biji kakao pada setiap polybag.

Baca juga : Cara Budidaya Merca Dengan Memaksimalkan Lahan yang Ada

3. Mempersiapkan lahan tanam kakao

siapkan lahan tanam kakao
siapkan lahan tanam kakao

Ketika ingin melakukan budidaya kakao, pastikan bahwa Anda memiliki lahan yang cukup luas. Dikarenakan tanaman ini bisa tumbuh hingga 5-10 meter.

Namun, perlu dipahami bahwa untuk menanam kakao ini ada kriteria tanah yang diperlukan. Tanah gembur dengan mengandung unsur hara yang tinggi pastinya jadi media tanam yang bagus, maka dari itu tanah ini menjadi kriteria paling penting untuk melakukan budidaya ini.

4. Melakukan penanaman biji kakao

Melakukan penanaman biji kakao
Melakukan penanaman biji kakao

Dalam penanaman biji kakao, pastikan terlebih dahulu bahwa jenis biji kakao yang dipilih merupakan biji dengan kualitas tinggi dan layak untuk ditanam. Selanjutnya, pilihlah lahan tanam. Apabila ingin menanamnya di pot, sediakanlah pot ukuran besar kemudian isi pot tersebut dengan campuran sekam, tanah dan pupuk hingga setengah bagian.

Sedangkan jika ingin menanam di lahan pekarangan, tentunya Anda hanya perlu untuk melubangi tanah yang akan dijadikan tempat untuk menanam biji kakao tersebut.

5. Melakukan perawatan pada tanaman kakao

Melakukan perawatan pada tanaman kakao
Melakukan perawatan pada tanaman kakao

Memilih untuk budidaya kakao memang pilihan yang tepat. Merawat kakao ini tidak sulit, maka untuk melakukan budidaya pun dirasa sebagai peluang yang menjanjikan.

Cukup lakukan perawatan dengan menyiraminya dengan rutin, gunakan pupuk yang sesuai serta lakukan penyiangan ketika diperlukan. Tentunya cara perawatan ini sangat cocok bagi para pemula dalam bidang budidaya tanaman cokelat ini.

6. Melakukan penyiraman pada tanaman kakao

Kemudahan dalam melakukan budidaya tanaman cokelat ini antara lain proses penyiraman yang sederhana. Anda bisa melakukan penyiraman pada tanaman kakao sebanyak 1 hingga 2 kali dalam sehari. Kondisi cuaca juga mempengaruhi frekuensi menyirami tanaman tersebut.

Akan sangat menguntungkan jika menanam kakao ini ketika musim hujan, karena tidak membutuhkan waktu yang sering untuk menyiraminya. Bahkan tanaman tersebut bisa dibiarkan hanya dengan mengandalkan siraman air dari air hujan yang ada.

Namun perlu diperhatikan, jika menanam kakao ini pada musim kemarau, maka perhatikan kondisi tanah. Apabila tanah sudah mulai mengering, segera sirami tanaman kakao tersebut.

7. Lakukan penyiangan dan pemupukan pada tanaman kakao

Untuk melakukan penyiangan ketika melakukan budidaya kakao ini, perhatikan pada lahan seperti apa Anda menanam tanaman kakao tersebut.

Apabila menanamnya di dalam pot, maka proses penyiangan tak perlu dilakukan dengan susah payah. Cukup perhatikan pot yang ditanami kakao tersebut. Apabila terdapat tanaman liar lainnya yang tumbuh di dalam pot tersebut, segera cabut.

Namun apabila menenam pada lahan pekarangan rumah, lakukan penyiangan setiap 2 minggu sekali. Perhatikan dengan seksama tanah pada pekarangan yang ditanami kakao tersebut. Cabutlah seluruh gulma yang tumbuh hingga 1 meter dari jarak pohon kakao tersebut ditanam.

8. Memanen buah kakao

panen buah kakao
panen buah kakao

Apabila buah kakao tersebut sudah berwarna orange serta tangkainya berwarna cokelat, maka sudah dapat dipastikan buah tersebut bisa dipanen. Gunakan gunting ataupun pisau untuk mengambil buah kakao tersebut. Berhati-hatilah agar saat memanennya tidak merusak pohon kakao tersebut.

Baca juga : Cara Budidaya Kacang Tanah Mulai dari Pembibitan Hingga Siap Panen

Pahami Berbagai Teknik Pemangkasan dalam Budidaya Kakao

Selain memahami dan mempraktekkan berbagai cara untuk melakukan budidaya kakao. Ada pula teknik yang harus dipahami dengan baik oleh para pemula. Hal tersebut juga akan berkesinambungan dengan hasil akhir dari tanaman tersebut. Berikut merupakan beberapa teknik pemangkasan yang harus diperhatikan.

Teknik Pemangkasan dalam Budidaya Kakao
Teknik Pemangkasan dalam Budidaya Kakao

1. Tunas Air

Pemangkasan dengan teknik tunas air ini dapat dilakukan pada tanaman yang masih muda maupun yang sudah tua. Tentunya terdapat perbedaan jika dilakukan pada kedua tanaman dengan usia yang berbeda tersebut.

Jika dilakukan pada tanaman kakao yang masih muda, tujuannya untuk membentuk pohon yang lebih kuat serta mengurangi cabang lateral yang tumbuh secara berlebihan. Sedangkan untuk tanaman yang lebih tua, akan memicu tumbuhnya buah kakao tersebut.

2. Bentuk

Pada pemangkasan bentuk ini, tujuannya adalah untuk memberikan bentuk pada tajuk kakao. Hal tersebut juga dikarenakan pada budidaya kakao ini, tanaman tersebut bergantung pada cabang lateralnya.

Maka dari itu, teknik dari pemangkasan bentuk adalah untuk membentuk cabang-cabang lateral tersebut. Cabang lateral sendiri merupakan cabang yang berfungsi untuk memunculkan buah kakao itu sendiri.

3. Sanitasi

Sangat penting untuk melakukan pemangkasan pada teknik ini. Pemangkasan dengan teknik sanitasi ini bertujuan untuk melindungi tanaman kakao dari serangan berbagai penyakit dan hama. Dengan melakukan pemotongan pada cabang utama akan memberikan lebih banyak sinar matahari yang masuk pada tanaman tersebut.

Pastinya dalam melakukan budidaya kakao ini tak hanya modal materi yang perlu disiapkan, namun juga berbagai persiapan lainnya. Mental dari calon pengusaha kakao ini pun juga harus dipersiapkan secara matang.

Mengetahui kelemahan dari bisnis budidaya yang akan dijalani dapat memberikan kekuatan pada mental dari pengusaha tersebut. Sebagai pemula, jangan malu untuk bertanya kepada para pengusaha yang telah sukses dan serap ilmu sebanyak mungkin.

Leave a Reply