Cara Menanam Kemangi yang Perlu Diketahui Agar Tak Salah Langkah

Cara Menanam Kemangi | Masyarakat di Indonesia tentu saja sudah sangat familiar dengan daun kemangi. Daun kemangi diketahui dapat dikonsumsi dan umumnya dijadikan lalapan sebagai teman makan. Anda bisa menemui tanaman ini di daerah tropis.

Tanaman yang bisa tumbuh dengan baik ini memiliki tinggi antara 0.3 sampai 1.5 meter dan mempunyai bau harum yang khas. Bau khas yang dikeluarkan tersebut berasal dari tingginya kandungan sitrat dalam bunga dan daunnya.

Pasti Anda sudah sangat terbiasa melihat daun ini, bukan? Seperti yang diketahui, kemangi biasanya disajikan bersama dengan mentimun, daun kubis, serta sambal yang menggugah selera.  Lalu, apakah Anda tertarik untuk menanam sendiri tanaman yang satu ini? Berikut ini diberikan ulasan lengkap cara menanam kemangi.

Cara Menanam Kemangi, Memelihara, dan Memanen Kemangi

Cara Menanam dan Memelihara Kemangi
Cara Menanam dan Memelihara Kemangi

Sebagai salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi, banyak orang yang kemudian tertarik untuk menanam sendiri. Karenanya, tidak sedikit orang yang kemudian mencari cara menanam kemangi yang baik dan benar. Oleh karena itu, ulasan berikut dibuat bagi Anda yang sedang ingin memulai budidaya tanaman kemangi. Mari simak ulasannya di bawah ini.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah terkait pemilihan benih. Secara fisik, benih yang telah mengering dan berwarna coklat adalah contoh benih yang baik untuk dipilih. Jika sudah berhasil dalam memilih benih, langkah selanjutnya adalah menjemur benih tersebut di bawah sinar matahari.

Hal itu bisa dilakukan selama beberapa waktu sebelum akhirnya disemai dalam wadah. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan yakni mengenali bentuk dari benih tersebut.

Perlu diketahui bahwa benih kemangi berupa kecambah dan berasal dari biji yang ada pada tumbuhan kemangi. Biji yang nantinya dijadikan benih ini ada baiknya didapatkan dari pohon yang sudah masak dan jatuh sendiri ke tanah karena terpaan angin. Hal tersebut perlu diperhatikan apabila Anda ingin tahu cara menanam kemangi mulai dari mendapatkan bibit secara mandiri.

Jika tidak, Anda bisa memastikan kualitas benih dengan mencocokkan informasi tersebut kepada penjual benih. Jangan pernah ragu untuk menanyakan bagaimana benih diperoleh dan kualitasnya.

Setelah mendapatkan benih yang terbaik, kini saatnya menyiapkan lahan untuk menanam tanaman ini. Lahan yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Karenanya, pastikan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Mempersiapkan Lahan Tanam Kemangi

Mempersiapkan Lahan Tanam Kemangi
Mempersiapkan Lahan Tanam Kemangi
  • Hal pertama untuk persiapan lahan dalam cara menanam kemangi yakni menggemburkan lahan yang sudah disiapkan. Mencangkul lahan tersebut adalah langkah yang dianjurkan. Mencangkul dapat memunculkan oksigen yang lebih untuk tanah.
  • Agar tidak terkena sinar matahari berlebih, memberikan pelindung pada tanah adalah langkah yang dianjurkan.
  • Tahap selanjutnya adalah menggemburkan tanah. Tanah yang akan digemburkan dibentuk menjadi bedengan berukuran persegi panjang. Sebagai contoh, tanah yang akan ditanami itu dibuat menjadi ukuran lebar 1 meter dan panjang 3 meter. Hal ini bisa disesuaikan dengan luas lahan yang ada.
  • Setelah selesai, dilanjutkan dengan menaburkan pupuk kompos dan mencampurkan dengan tanah bedengan secara merata. Gunakanlah cangkul untuk mengaduk dan meratakannya kembali. Diharapkan lapisan tanah bawah dapat bercampur dengan pupuk yang telah dicampur tadi.
  • Hal yang terakhir dilakukan untuk persiapan lahan adalah mendiamkannya selama 2 sampai 3 hari untuk mengembalikan unsur hara seperti semula.

2. Cara Menanam Benih Kemangi

Cara Menanam Benih Kemangi
Cara Menanam Benih Kemangi

Kini lahan untuk menanam tanaman kemangi telah dipersiapkan dengan baik. Jangan lupa untuk menutup lahan tersebut dengan pelindung supaya tidak terkena matahari secara berlebihan. Setelah lahan tersebut telah siap untuk ditanami, kini mari mengetahui cara menanam kemangi yang dianjurkan.

  • Langkah pertama untuk menanam kemangi adalah menyemai benih yang telah kering seperti yang disebutkan sebelumnya. Secara sederhana, cukup taburkan biji-biji tersebut ke atas lahan yang sudah dipersiapkan. Lakukan dengan merata. Jika ingin lebih rajin, buatlah lubang tanam yang dangkal saja untuk menanam benih-benih kemangi. Setelah disemai, berikan lapisan tanah di atas benih tersebut secara tipis saja, namun harus rata. Begitu saja sudah cukup.
  • Lalu berikan air ke seluruh benih yang sudah tertanam. Agar benih tidak terbawa air, cukup berikan air di atas lubang tanam yang diberi benih. Usahakan untuk memberi air dengan debit yang tidak deras.
  • Tahap selanjutnya dalam cara menanam kemangi, siramilah secara rutin sebanyak dua hari sekali pada saat pagi dan sore.
  • Sebagai informasi tambahan, pada hari ke 3 sampai 4, umumnya benih yang sudah ditanam akan mulai berkecambah. Pada minggu keempat hingga kelima, akar kemangi sudah tumbuh dengan kuat. Jika Anda ingin memindahkannya ke lahan penanaman, usia ini dianggap sudah cukup untuk memindahnya.

3. Cara Merawat Kemangi Agar Tumbuh Subur

Cara Merawat Kemangi Agar Tumbuh Subur
Cara Merawat Kemangi Agar Tumbuh Subur

Setelah Anda mengetahui cara menanam kemangi seperti yang telah dijelaskan di atas, ada baiknya Anda juga memahami bagaimana merawat tanaman yang satu ini. Hal ini tentunya bisa diterapkan supaya mendapatkan tanaman kemangi yang diharapkan. Mari simak ulasannya.

  • Merawat tanaman dapat dilakukan bersamaan pada saat melakukan penyiraman. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek ada tidaknya gulma di sekitar tumbuhan yang sedang berkembang. Jika ditemukan gulma, segera saja bersihkan agar tidak menganggu tanaman kemangi karena pada dasarnya gulma dapat mencuri zat dan nutrisi yang ada di dalam tanah.
  • Hal yang lalu perlu diperhatikan dalam cara menanam kemangiyakni jarak tiap tanaman yang tidak boleh berdekatan. Jika terlalu dekat, ditakutkan terjadinya saling mencuri nutrisi.
  • Terkait dengan hama, umumnya ulat adalah hama yang mudah ditemukan pada kemangi. Cukup hilangkan ulat secara manual dan jangan menggunakan pestisida. Seperti yang telah diketahui secara luas, penggunaan pestisida bisa membahayakan manusia karena nantinya tanaman kemangi akan dikonsumsi oleh manusia itu sendiri.
  • Tips agar tanaman kemangi Anda bisa tumbuh dengan maksimal adalah dengan memangkas bunga-bunga pada tanaman kemangi. Cukup lakukan seminggu sekali dan Anda pun akan mendapatkan kemangi yang tumbuh dengan cepat dan lebat.

Sebagai informasi tambahan untuk menghilangkan hama ulat yang ada pada kemangi, bisa digunakan insektisida Azodrin atau Diazinon. Hal ini masih wajar dilakukan apabila terdapat ulat yang cukup banyak dan tidak mungkin dibasmi secara manual.

Untuk itu, cukup siapkan 2-3 cc untuk Azodrin atau 1-2 cc untuk Diazinon dan campurkan dalam 1 liter air pada saat melakukan penyiraman. Dalam cara menanam kemangi, penting juga untuk mengetahui cara membasmi hama.

panen kemangi
panen kemangi

Terkait dengan panen, tanaman kemangi sudah bisa dipanen pada usia 50 hari dihitung dari hari menanam tanaman tersebut. Untuk pemetikannya sendiri, cukup petik daun-daun muda. Hal ini mengingatkan Anda pada pemetikan daun teh, bukan? Memang demikian pemetikan kemangi.

Untuk lebih baiknya, gunakan gunting dan potonglah di cabang yang ada setelah ruas daun kemangi yang pertama. Nah, demikianlah cara menanam kemangi yang dapat Anda terapkan di rumah. Semoga membantu.

Leave a Reply