budidaya merica

Cara Budidaya Merica Agar Mendapatkan Hasil yang Berkualitas

Budidaya Merica | Merica atau lada merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang sering digunakan sebagai penambah rasa pada masakan. Di Indonesia tanaman ini tumbuh dengan subur, bahkan tanaman ini merupakan salah satu komoditi ekspor.

Oleh karena itu, banyak petani yang membudidayakan jenis rempah satu ini karena permintaan atas merica tidak pernah sepi. Bukan tanpa alasan rempah ini menjadi primadona di kalangan banyak orang, merica memiliki banyak sekali manfaat selain sebagai bumbu masakan.

Beberapa manfaat tersebut adalah dapat menurunkan resiko kanker, mejaga kesehatan usus dan lain sebagainya. Budidaya merica pun sangat mudah dilakukan karena merica dapat tumbuh subuh di iklim tropis seperti Indonesia.

Lahan yang Cocok untuk Budidaya Merica

Lahan yang Cocok untuk Merica
Lahan yang Cocok untuk Merica

Sebelum melakukan budidaya merica, Anda harus tahu jenis lahan seperti apa yang sesuai agar pertumbuhan merica semakin subur. Syarat lahan yang digunakan adalah:

  1. Lahan yang memiliki curah hujan sekitar 2500-3000 mm/tahun.
  2. Lahan yang memiliki tanah dengan unsur hara yang tinggi dan juga subur. Beberapa jenis tanah yang dapat digunakan untuk budidaya merica adalah tanah vertisol, andisol, alfisol, oxisol ataupun tanah liat berpasir. Jenis-jenis tanah tersebut merupakan jenis tanah yang paling banyak mengandung zat hara yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan merica.
  3. Lahan yang memiliki kelembaban antara 200-340 C.
  4. Lahan yang tanahnya memiliki PH antara 5-7.
  5. Berada pada ketinggian 300-1500 meter di atas permukaan laut.
  6. Lahan yang memperoleh sinar matahari kurang lebih 10 jam per hari dan daerah yang bersuhu sekitar 20-34 derajat Celcius.

Cara Budidaya Merica Agar Hasil Panennya Melimpah

Setelah menemukan lahan yang sesuai, maka Anda bisa memulai tahapan-tahapan budidaya merica. Tahapan-tahapan yang dijalankan pun tidak terlalu sulit. Tahapan-tahapan tersebut antara lain:

1. Memilih Bibit Merica

pemilihan bibit merica
Pemilihan bibit merica

Untuk menghasilkan tanaman merica yang berkualitas, tentunya kita memerlukan bibit yang  baik pula. Bibit merica yang baik adalah bibit yang memiliki proses pertumbuhan cepat dan tidak terserang hama.

Bibit merica bisa Anda beli di petani-petani yang menjual bibit merica ataupun bisa dengan melakukan pembibitan sendiri. Cara melakukan pembibitan merica sendiri adalah dengan memotong cabang pohon merica yang tidak terlalu tua lalu tanam di dalam polybag.

2. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan Tanam Merica
Pengolahan Lahan Tanam Merica

Sebelum menanam merica, tentunya Anda harus menyiapkan lahan untuk tempat pertumbuhan merica. Adapun beberapa tahap dalam mengolah lahan adalah:

  • Bersihkan lahan dari rumput-rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan merica
  • Setelah bersih, gemburkanlah tanah dengan cara dicangkul sambil ditambahkan pupuk kendang ataupun tanah humus, diamkan selama 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk membuat lahan menjadi subur dan kaya akan zat-zat hara.
  • Buatlah drainase di sekitar lahan agar dapat memperlancar proses pengairan
  • Buatlah lubang untuk menanam merica dengan jarak 40-50 cm.

3. Penanaman Bibit Merica

bibit merica
bibit merica

Langkah selanjutnya dalam budidaya merica adalah penanaman bibit merica di lahan yang sudah Anda siapkan. Penanaman merica lebih bagus dilakukan pada awal musim penghujan. Lakukanlah pada saat pagi hari ataupun sore hari agar sinar matahari tidak langsung mengenai bibit yang baru ditanam.

Penanaman Bibit Merica
Penanaman Bibit Merica

Cara menanamnya pun sangat mudah yaitu Anda hanya perlu menyobek polybag, kemudian masukkan bibit merica kedalam lubang yang telah dibuat beserta tanahnya. Setelah itu siram dengan air dan tambahkan pupuk secukupnya.

4. Perawatan Tanaman Merica

Perawatan Tanaman MericaPerawatan Tanaman Merica
Perawatan Tanaman Merica

Tahapan selanjutnya yang paling penting dari budidaya merica adalah proses perawatannya. Proses perawatan tanaman merica sangat menentukan hasil yang diperoleh pada saat panen nantinya. Jika tanaman merica dirawat dengan baik dan benar, maka akan menghasilkan hasil panen yang banyak dan berkualitas.

Sedangkan jika tanaman merica dirawat dengan asal-asalan maka hasil panen yang didapat pun akan sedikit atau mungkin bisa saja Anda terancam untuk gagal panen.

Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan bagaimana cara perawatan tanaman merica yang sudah ditanaman hingga siap panen agar budidaya merica Anda menjadi berhasil. Beberapa hal yang perlu dilakukan selama proses perawatan tanaman merica antara lain:

  • Pembuatan Sulur

Hal pertama yang dilakukan dalam perawatan tanaman merica adalah pembuatan sulur. Pembuatan sulur dilakukan dengan tujuan agar cabang tanaman merica dapat tumbuh merambat pada sulur dan tidak akan menempel di tanah.

Sulur tersebut dapat dibuat dari batang kayu atau pohon bambu yang dipotong-potong kemudian ditancapkan di sekitar tanaman merica.

  • Penyiangan

Tahapan penting selanjutnya dalam budidaya merica adalah melakukan penyiangan tanaman. Hal ini dilakukan dengan cara membersihkan rumput atau tanaman lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman merica.

Penyiangan tanaman merica dilakukan agar tanaman-tanaman hama tersebut tidak mengganggu pertumbuhan dari tanaman merica.

  • Perempelan

Perempelan adalah pemotongan dahan atau bagian tanaman merica yang layu ataupun yang terindikasi serangan hama. Tujuan pemotongan ini adalah agar hama tersebut tidak merambat ke bagian tanaman merica yang lain sehingga tanaman merica bisa selalu terhindar dari hama penyakit.

  • Pemberian Pupuk

Hal yang perlu dilakukan dalam perawatan merica selanjutnya adalah pemberian pupuk secara berkala pada tanaman merica. Pemberian pupuk dapat dilakukan secara berkala sekitar 6 bulan sekali. Tujuan pemberian pupuk pada tanaman merica adalah untuk menambah kesuburan pada tanaman merica.

  • Penyiraman Tanaman

Penyiraman tanaman merupakan salah satu tahap perawatan merica yang wajib dilakukan. Penyiraman harus dilakukan secara rutin sehari sekali agar tanaman merica selalu terjaga kesuburannya. Jika tanaman terjaga kesuburannya, maka hasil panen yang didapatkan akan menjadi banyak dan berkualitas.

5. Memanen Tanaman Merica

Memanen Tanaman Merica
Memanen Tanaman Merica

Tahapan akhir dari budidaya merica adalah memanen merica. Tanaman merica dapat dipanen jika telah menginjak usia sekitar 3 tahun dari proses penanaman. Ciri-ciri tanaman merica yang siap panen adalah batang buah yang telah berwarna kekuningan.

Selain itu warna buah merica telah berubah menjadi merah dan teksturnya telah menjadi lembut atau lunak ketika dipegang. Memanen merica harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak merusak kualitas merica yang dipanen. Cara memanen tanaman merica adalah:

  • Buah merica harus dipetik secara selektif, pilih buah merica yang benar-benar sudah matang agar kualitas yang didapat pun sesuai.
  • Lakukanlah panen sesering mungkin selama masa panen. Karena tingkat kematangan buah berbeda-beda maka Anda harus melakukan panen dengan sesering mungkin selama masa panen berlangsung agar buah yang dipetik adalah buah yang benar-benar siap untuk dipanen.
  • Pemetikan buah merica harus dilakukan dengan cara yang bersih dan higienis agar kualitas hasil panen dapat terjaga dengan baik. Tempat penampungan hasil panen pun harus bersih agar kualitas dari merica tetap terjaga.

Demikianlah cara budidaya merica yang bisa dijadikan referensi jika Anda ingin menggeluti usaha budidaya ini sebagai salah satu bisnis. Tumbuhan merica bisa tetap terus dipanen hingga usia mencapai 8-15 tahun asal perawatan tanaman dilakukan dengan baik. Semoga penjelasan ini dapat membantu Anda dalam memulai usaha budidaya rempah terkenal ini.

Leave a Reply