Pemberian Pakan Budidaya Ikan Mas

Informasi Tahapan Budidaya Ikan Mas, Dari Pembibitan Hingga Panen

Budidaya Ikan Mas | Ikan mas menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang banyak disukai. Tekstur daging dan rasa yang disuguhkan memang enak. Karena itulah, banyak orang yang tertarik untuk merintis usaha dan bisnis budidaya ikan mas.

Bila Anda tertarik untuk memulai budidaya ikan air tawar ini, ada beberapa hal utama yang memang perlu mendapatkan perhatian.

Budidaya Ikan Mas
Budidaya Ikan Mas

Pembibitan Ikan Mas

Tahapan yang pertama dalam memelihara ikan mas adalah tahap pembibitan. Hal ini sangatlah penting karena bibit yang bagus akan sangat mempengaruhi hasil akhir dari budidaya ini.

Dengan kondisi bibit yang sehat, panen ikan mas pun akan lebih menguntungkan nantinya. Proses pembibitan ini bisa dimulai dari tahapan memilih induk yang bagus. Dalam hal ini, ada beberapa poin yang bisa diperhatikan terkait kondisi indukan.

1. Usia dan Ukuran Induk

Memilih Indukan
Memilih Indukan

Untuk induk jantan, setidaknya usia induk ikan mas ini adalah sekitar 8 bulan. Ini menjadi usia yang ideal dan bobotnya setidaknya ada di kisaran setengah kilogram.

Lalu, untuk induk betina, usianya haruslah 1,5 tahun hingga 2 tahun. Untuk beratnya, minimal induk betina ini ada di angka 2 kilogram.

2. Kondisi Fisik

Indukan Ikan Mas
Indukan Ikan Mas

Lalu, yang juga tak kalah penting dalam budidaya ikan mas adalah kondisi fisik dari induk ini. Induk haruslah sehat dan tidak ada cacat sedikitpun. Hal ini penting karena cacat yang ada bisa saja diturunkan ke bibit nantinya.

Lalu, kondisi sirip haruslah sempurna. Untuk induk betina, akan bagus bila ukuran kepala lebih kecil dibandingkan dengan ukuran badan dari induk tersebut.

Dari segi penampilannya, warna yang dimiliki indukan haruslah cerah dan kondisi sisiknya rapi dan sehat. Lalu, insang haruslah sehat dan salah satu indikatornya adalah tidak adanya bintik-bintik putih. Indukan yang sehat juga biasanya memiliki mata yang cerah dan tidak ada cacat di sana.

Begitu bibit yang bagus sudah didapatkan, indukan tersebut dimasukkan dalam kolam pembibitan dengan induk betina dan jantan dipisahkan.

Nantinya, pemijahan baru dilakukan ketika sudah siap dan iin dilakukan di kolam tersendiri yang dilengkapi kakaban. Ini merupakan suatu alat yang akan menjadi tempat meletakkan telur.

Ketika sudah menetas, bibit bisa dirawat hingga berusia sekitar 4 minggu dan berbobot sekitar 100 gram. Setelah itu, barulah bibit bisa mulai ditempatkan di kolam.

Pembesaran Bibit Ikan Mas

Bibit Ikan Mas
Bibit Ikan Mas

Lalu, cara budidaya ikan mas selanjutnya adalah pembesaran bibit. Ukuran dari benih atau bibit ini mulai dari 10 hingga 12 cm. Lalu, beratnya adalah antara 80 hingga 100 gram.

Dengan usia dan kondisi fisik seperti di atas, peluang hidup dari bibit ikan mas tersebut bisa lebih tinggi karena sudah lebih mampu beradaptasi.

Bahkan, terkadang budidaya yang fokus pada penjualan bibit akan menjual bibit setelah mencapai ukuran tersebut karena bibit akan lebih mudah ketika harus dibawa di dalam plastik atau media lainnya untuk dipasarkan.

Terkait dengan proses pembesarannya, setidaknya akan diperlukan durasi waktu antara 2 sampai 3 bulan. Dengan jangka waktu selama ini, nantinya ikan akan mengalami peningkatan bobot dan ukuran cukup signifikan.

Hal ini tentu saja akan sangat dipengaruhi oleh kondisi kolam dan pemberian pakan.

Kolam yang Cocok untuk Budidaya Ikan Mas

Bila membicarakan mengenai kolam untuk budidaya ikan mas ini, ada beberapa jenis kolam yang bisa dipilih. Ini bisa tergantung dengan kondisi dan lokasi budidaya. Berikut ini beberapa jenis kolam yang bisa dipilih.

1. Kolam Tanah atau Kolam Air Tenang

Kolam Tanah
Kolam Tanah

Pilihan kolam yang pertama adalah dengan kolam tanah atau kolam dengan kondisi air tenang. Pilihan kolam yang satu ini banyak digemari karena memang proses pembuatannya tergolong mudah dan murah.

Dengan pertimbangan itu, berbagai kondisi kontur tanah pun akan bisa digunakan sebagai kolam. Untuk kolam ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Kolam tanah haruslah lebih dulu dipersiapkan. Tahap persiapannya meliputi pembajakan. Setelah tahap ini, kolam perlu dibiarkan terjemur sinar matahari selama beberapa hari.

Sambil dijemur, calon kolam bisa juga mendapatkan pengapuran dan pemupukan. Setelah itu,barulah kolam digenangi dengan air.

Semua proses ini disiapkan agar nantinya tanah akan menjadi tempat budidaya yang sehat dan sekaligus mampu memberikan tambahan nutrisi alami bagi budidaya ikan mas. Setidaknya, proses ini membutuhkan waktu sekitar 2 minggu.

Setelah melewati masa persiapan, bibit bisa dimasukkan ke dalam kolam. Idealnya, satu hingga dua ekor ikan akan menempati 1 m2. Dengan ukuran ini, Anda bisa menentukan jumlah bibit yang akan digunakan.

2. Kolam Air Deras

Kolam Air Deras
Kolam Air Deras

Kolam budidaya ikan mas ini bagus karena memiliki arus. Adanya arus deras ini memberikan sirkulasi air yang bagus, sehingga ikan akan lebih bisa bergerak.

Adanya aktivitas ini akan memacu pertumbuhan bibit agar lebih optimal. Selain itu, adanya sirkulasi air ini memberikan kadar oksigen lebih besar di dalam air, sehingga kolam lebih sehat.

Dalam hal ini, hal yang perlu diperhatikan adalah debit dan arus air. Karena ini memanfaatkan arus air, debit air dalam jumlah tinggi akan sangat dibutuhkan.

Selain itu,diperlukan juga alat untuk memompa air dan menciptakan arus tersebut. Dari segi ukuran, kolam sengaja dibuat lebih kecil dan dalam. Kolam ini dibagi dalam beberapa kotak untuk memaksimalkan arusnya.

3. Jaring Apung

Kolam Jaring Apung
Kolam Jaring Apung

Untuk jaring apung, budidaya ikan mas ini biasanya dilakukan di waduk atau danau. Untuk membuat tempat budidaya ini, memang diperlukan jaring berbahan polyethylene.

Bahan ini akan cukup bagus dan awet untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dari segi kedalamannya, jaring bisa dibuat dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Selain jaring, diperlukan juga suatu kerangka bagi jaring tersebut. Ini akan menjadi akses untuk mengecek kondisi ikan dan pemberian pakan.

Kerangka ini bisa dibuat dari bambu atau kayu lainnya yang bisa mengapung dengan mudah. Drum digunakan sebagi bantalan agar mampu mengampung dengan baik.

Pemberian Pakan Ikan Mas

Pemberian Pakan Budidaya Ikan Mas
Pemberian Pakan Budidaya Ikan Mas

Yang juga tak kalah penting dalam beternak ikan mas adalah pemberian pakan. Pakan haruslah memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan.

Biasanya, pakan yang mudah dan memang bagus adalah pelet. Pelet yang dipilih adalah yang memiliki kadar protein hingga 25% agar mampu mencukupi kebutuhan nutrisi ikan mas.

Pakan ini diberikan tiga kali sehari. Untuk ukuran pemberian pakannya, setidaknya itu diambil dari 4% bobot ikan. Hal ini dilakukan agar pakan efektif dan tidak terbuang percuma.

Karena membutuhkan bobot, setiap dua minggu sekali perlu dilakukan penimbangan pada beberapa ikan untuk mengecek pertumbuhan dan menentukan kuantitas pakannya.

Cara Memanen Ikan Mas

Panen Ikan Mas
Panen Ikan Mas

Tahap terakhir dalam cara budidaya ikan mas adalah panen. Tahap ini sebenarnya mudah. Dalam hal ini, setidaknya ikan mas sudah berbobot sekitar 400 gram.

Bobot ini sudah cukup ideal untuk dipasarkan kecuali memang ada pasar yang meminta permintaan khusus. Proses panennya adalah dengan menyurutkan air dan kemudian menangkap ikan secara perlahan.

Itulah beberapa tahapan yang ada dalam budidaya ikan air tawar ini. semua tahapan tersebut perlu diikuti dan diperhatikan secara seksama.

Sebenarnya, ikan mas ini memang tidaklah terlalu repot dan cukup sederhana proses budidayanya. Karena itulah, banyak orang yang tertarik dengan budidaya ikan mas ini.

Leave a Reply