Pembesaran Ikan Koi

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Koi Agar Omzet Puluhan Juta

Budidaya Ikan Koi | Ikan hias satu ini, yang dikenal dengan nama Ikan Koi, mungkin menjadi ikan hias paling populer dan banyak digemari banyak orang. Ikan yang memiliki corak khusus dan warna-warni di tubuhnya ini memang begitu menarik pandangan mata.

Dan harganya yang terbilang cukup mahal menjadikan satu dari seribu alasan begitu banyak peternak ikan mulai mengembangkan untuk membudidayakan ikan ini.

Ikan koi termasuk ke dalam keluarga ikan mas dalam istilah bahasa Indonesia. Jika Anda tertarik untuk menjalankan usaha pengembangan ikan koi, berikut ini akan diulas mengenai teknik dan budidaya ikan koi yang cukup mudah dan dapat Andaprakterkkan di rumah.

Ikan Koi
Ikan Koi

Budidaya Ikan Koi Dengan Mudah dan Sukses

Budidaya ikan koi ini pertama dilakukan di Jepang. Ikan koi pada awalnya adalah ikan mas yang telah dilakukan persilangan oleh para peternak ikan di negara itu.

Hasil persilangan ikan mas ini menghasilkan ikan dengan corak pada tubuhnya yaitu berupa bercak-bercak warna yang berbeda atau tidak sama di setiap ikan koi.

Ikan yang berkulit dasar putih ini, setelah disilangkan, menghasilkan corak warna seperti orange, hitam, kuning bahkan mendekati merah. Namun, persilangan ikan mas tidak selalu berhasil dan menghasilkan ikan koi. Mungkin inilah sebabnya, harga ikan koi menjadi begitu mahal.

Budidaya Ikan Koi
Budidaya Ikan Koi

Beternak ikan koi memiliki banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan yaitu

  • Ikan koi merupakan ikan yang banyak peminatnya, baik dari ukuran yang kecil hingga ukuran jumbopun pasti ada pembeli yang mencarinya, secara singkat dapat dikatakan bahwa ikan koi ini memiliki pangsa pasar yang baik.
  • Budidaya ikan ini tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Memelihara ikan koiini dapat dilakukan di rumah dengan lahan yang kecil ataupun terbatas.
  • Tata cara melakukan budidayanya pun terbilang mudah dan tidak membutuhkan terlalu banyak biaya, di samping itu ikan koi juga memiliki waktu panen yang singkat sehingga Anda dapat dengan segera memasarkan dan mendapatkan keuntungan.

Setelah mengenal sedikit tentang ikan koi, berikutnya Anda akan mempelajari teknik dan budidaya ikan hias yang satu ini. Pembahasan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian agar Anda lebih mudah memahami dan cepat mendapatkan gambaran pada tiap tahap budidayanya.

Pembibitan Ikan Koi

Indukan Koi
Indukan Koi

Cara beternak ikan koi selanjutnya adalah proses pembibitan ikan koi. Anda bisa mendapatkan bibit ikan koi yang berkualitas melalui induk ikan koi yang baik. Induk ikan koi bisa didapatkan dari penjual bibit ikan.

Induk ikan koi yang berkualitas memang harganya lumayan mahal, namun hal ini akan sepadan karena mereka menghasilkan bibit-bibit ikan yang baik pula. Sebaiknya induk ikan dipelihara dalam kolam khusus.

Persiapkan sebuah media di dalam kolam, semacam kakaban yang berasal dari ijuk, karena ikan senang menempelkan telurnya pada media dan kakaban ini akan melindungi telur-telur ikan.

Indukan jantan dan betina akan melakukan pemijahan yaitu proses pelepasan sel sperma dan telur pada ikan sebagai bagian dari proses pembuahan.

Telur-telur yang sudah dibuahi oleh sel sperma akan berkembang menjadi embrio ikan. Proses pembuahan yang sempurna akan menghasilkan ikan-ikan koi yang baik dan berkualitas.

Tahap Pembesaran Ikan Koi

Pembesaran Ikan Koi
Pembesaran Ikan Koi

Setelah proses pemijahan usai dan menghasilkan bibit ikan koi, langkah budidaya ikan koiselanjutnya adalah melakukan pemisahan terhadap indukan ikan koi dan bibit ikan agar bibit ikan koi ini tidak menjadi santapan bagi induk ikan koi.

Lakukan pemilihan sesuai dengan ukuran bibit ikan koi yang sudah tumbuh. Anda dapat membagi kolam pembibitan menjadi beberapa bagian dengan memberikan sekat-sekat. Pisahkan bibit ikan koi sesuai dengan ukurannya.

Tahap pemeliharaan ikan koi selanjutnya yaitu penyortiran yang sudah bisa dilakukan pada usia ikan menginjak 1 bulan karena diperkirakan ikan sudah cukup kuat untuk disentuh dan dipindah-pindahkan.

Namun ada juga yang menunggu hingga ikan berusia 3 bulan karena dirasa ikan belum cukup kuat. Pemilihan ikan koi tidak hanya berdasarkan ukuran saja, perhatikan pula bentuk tubuh dan warnanya.

Ikan-ikan dengan ukuran dan bentuk tubuh yang bagus akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, apalagi jika corak warna dan garis batasnya jelas dan tegas.

Persiapan Kandang atau Kolam Koi

Kolam Budidaya Ikan Koi
Kolam Budidaya Ikan Koi

Hal pertama yang harus Anda persiapkan dalam rangka memulai melakukan budidayaikan koi ini adalah mempersiapkan kandang atau kolam ikan koi.

Bagi pemula, sangat dianjurkan agar Anda menggunakan kolam ikan atau akuarium. Agar ikan koi dapat tumbuh dengan sehat dan terjaga, Anda harus memastikan bahwa kolam ikan ini bersih dari pencemaran zat kimia yang berbahaya.

Jika Anda menggunakan kolam yang baru, ada baiknya jika Anda mengisi air kolam dahulu dan membiarkannya selama beberapa hari, setelah itu ganti airnya dengan air yang baru.

Hal ini dilakukan agar air yang akan dipergunakan sebagai tempat hidup ikan koi tidak tercemar oleh bahan dasar pembuatan kolam seperti semen atau beton.

Sebagai langkah awal memulai cara memelihara ikan koi, Anda dapat mempersiapkan kolam yang berukuran 4×5 meter dengan kedalaman berbeda.

Persiapkan setidaknya 2 buah kolam, yang pertama sebagai kolam indukandengan kedalaman 150cm dankedua sebagai kolam pembesaran bibit dengan kedalaman 60 hingga 100cm.

Aturan Pemberian Pakan

Pemberian Pakan
Pemberian Pakan

Anda harus memperhatikan pemberian pakan pada ikan budidaya Anda. Ada aturan-aturan tertentu yang harus Anda patuhi dalam budidaya ikan koi ini. Jangan sampai ikan merasa kekurangan makanan atau kekenyangan.

  • Pada usia sebelum 3 bulan, Anda dapat memberikan pellet yang berukuran kecil yaitu yang berkuran sekitar 250 mikron. Satu ons pellet dapat dipergunakan untuk memberi makan 1000 ekor ikan koi.
  • Waktu pemberian pakan yaitu sebanyak 2 kali per hari. Dapat Anda lakukan di pagi dan sore hari. Anda juga dapat menambahkan memberikan pakan berupa cacing sutera atau udang artemia agar tubuh ikan menghasilkan corak warna yang tajam.
  • Untuk usia ikan diatas 3 bulan, Anda dapat memberikan pellet kasar. Jumlahnya dapat menyesuaikan petunjuk atau takaran pada bungkus pellet.
  • Jika dalam waktu 5 menit pellet Anda tidak dimakan, hal ini menAndakan bahwa ikan sudah kenyang. Pemberian pakan dapat dilakukan 2 hingga 3 kali sehari.

Waktu dan Cara Panen

Panen Ikan Koi
Panen Ikan Koi

Umumnya pada budidaya ikan koi, hewan ini tumbuh sekitan 2cm perbulan. Jadi jika Anda ingin melakukan panen, tunggulah hingga ikan koi mencapai ukuran 20cm yaitu ukuran yang biasanya diminta oleh pasar.

Proses pemilihan ikan koi dapat Anda lakukan sesuai kebutuhan, bisa dengan memisahkan ukuran dan pola tubuhnya. Lakukan pemanenan ikan koi dengan benar dan hati-hati agar tidak merusak ikan.

Pastikan pula Anda mengemas ikan koi dengan baik agar saat perjalanan ke konsumen, ikan tidak stress dan tetap segar.

 

Cara Budidaya Ikan Koi
Cara Budidaya Ikan Koi

Itulah tadi teknik budidaya ikan koi yang diulas dengan singkat. Semoga dapat memberikan sedikit pengetahuan bagi Anda untuk mulai menjalankan budidaya ikan ini.

Memelihara ikan koi di rumah menjadi semakin diminati karena ikan ini dipercaya membawa keuntungan atau hoki tersendiri bagi pemiliknya. Jadi, selamat mencoba.

Leave a Reply