Jenis kelinci

9 Jenis Kelinci Hias yang Cantik dan Memiliki Keunikan

Kelinci merupakan salah satu jenis hewan yang juga banyak dijadikan peliharaan. Kelinci yang akan dijadikan atau dimanfaatkan sebagai kelinci hias tentu saja berbeda dengan jenis kelinci biasa maupun jenis-jenis kelinci untuk kebutuhan konsumsi.

Kelinci yang dijadikan sebagai kelinci hias biasanya berasal dari ras atau jenis tertentu dengan ciri fisik yang sedikit berbeda baik dari ukuran tubuh, bentuk tubuh, warna mata hingga bulunya.

Jika kelinci ternak umumnya memiliki warna putih hingga abu-abu, maka kelinci hias biasanya memiliki warna yang lebih beragam. Berikut adalah penjelasan tentang jenis-jenis kelinci hias yang biasanya dipelihara.

Karakteristik dan Daya Tarik 9 Jenis Kelinci Hias yang Banyak Dipelihara

Kelinci sendiri merupakan jenis binatang yang masuk dalam keluarga mamalia. Seperti ciri binatang dari famili mamalia lainnya, secara umum ciri kelinci adalah memiliki kaki berjumlah empat dengan cara reproduksi adalah beranak. Kelinci yang memiliki bulu berwarna putih halus serta tingkahnya yang menggemaskan banyak dipilih untuk dipelihara sebagai kelinci hias.

Jika Anda berminat untuk memelihara kelinci hias, ada beberapa jenis kelinci hias yang bisa Anda pilih seperti pada penjelasan di bawah ini.

  1. Kelinci Anggora

Jenis Kelinci Anggora

Sama seperti pada kucing, kelinci berjenis anggora juga menjadi salah satu jenis kelinci yang paling banyak dipelihara untuk dijadikan kelinci hias. Kelinci jenis ini berasal dari Turki dan terkenal di Benua Eropa. Di Eropa, kelinci anggora lebih banyak dimanfaatkan untuk diambil bulunya dibandingkan hanya dipajang sebagai hiasan.

Hal tersebut tidak lain disebabkan karena kelinci jenis ini memiliki ciri-ciri bulu tebal dan sangat lembut. Bahkan sampai di bagian ujung telinga dan kakinya juga ditumbuhi bulu namun hanya bulu halus. Selain bulunya yang lebat dan lembut, warna bulu kelinci anggora juga sangat beragam, mulai dari putih, abu-abu, coklat hingga hitam. Kelinci jenis ini juga tergolong kelinci mahal. Kelinci anggora sendiri juga masih dibagi menjadi beberapa jenis anggora lagi.

  1. Kelinci Lion Head

Kelinci Lion Head

Kelinci selanjutnya yang juga banyak dijadikan sebagai peliharaan adalah kelinci berjenis Lion Head. Sama seperti namanya, jenis kelinci ini memiliki ciri istimewa karena di bagian kepalanya.

Kelinci jenis ini memiliki ciri khas bulu yang ada di bagian kepalanya lebih mirip dengan rambut singa jantan. Karena karakteristiknya inilah yang dianggap lucu dan membuat banyak orang menjadikannya sebagai peliharaan. Meskipun dianggap sangat lucu, awalnya kelinci ini adalah produk persilangan gagal dari jenis anggora.

  1. Kelinci Dutch

Kelinci Dutch

Diantara banyaknya jenis kelinci, kelinci berjenis Dutch ini juga menjadi jenis yang biasa dipelihara sebagai kelinci hias. Seperti namanya, kelinci ini berasal dari Belanda.

Berbeda dengan kelinci Anggora, kelinci jenis ini memiliki ciri khas pada bulunya yang pendek dan cenderung lebih rapiĀ  serta bervariasi warnanya. Warnanya sendiri juga merupakan kombinasi antara warna putih dan warna lain seperti coklat atau abu-abu. Perpaduan warnanya sendiri akan membentuk pola yang menyerupai pola pada panda.

  1. Kelinci Netherland Dwarf

Kelinci Netherland Dwarf

Kelinci Netherland Dwarf ini juga adalah salah satu jenis kelinci hias yang banyak dipelihara karena memiliki ciri dan bentuk fisik yang sangat menggemaskan.

Ciri-cirinya adalah memiliki bentuk tubuh yang kecil atau cenderung kerdil, dengan kepala berbentuk bulat. Tak hanya itu saja, bentuk lehernya juga sangat pendek bahkan hampir tak terlihat dengan telinga yang berukuran kecil. Inilah yang membuat kelinci jenis ini sangat menggemaskan. Belum lagi variasi warnanya yang beragam membuat siapa saja akan jatuh cinta pada kelinci ini.

  1. Kelinci Polish

Kelinci Polish

Satu lagi kelinci dengan ukuran tubuh mungil dan menggemaskan yang sangat cocok dijadikan kelinci hias. Kelinci Polish ini memiliki sedikit kemiripan dengan jenis Netherland Dwarf.

Ciri-ciri lain selain ukuran tubuhnya yang mungil adalah bulunya sangat halus dengan telinga yang berdiri tegak. Yang lebih unik, bagian dalam telinga kelinci ini memiliki warna beragam dari biru, merah delima hingga hitam.

  1. Kelinci Tan

Kelinci Tan

Kelinci Tan ini awalnya bukan merupakan jenis kelinci hias. Awalnya kelinci Tan adalah kelinci liar yang memiliki sifat penakut. Namun lama kelamaan setelah dikembangkan, kelinci ini jadi memiliki daya tarik sendiri.

Ciri fisiknya juga sangat menarik karena memiliki bulu dengan perpaduan warna yang cantik, yaitu antara hitam dengan coklat tua serta biru dengan warna putih kebiruan. Meskipun memiliki warna yang cukup cantik, Anda tak perlu khawatir jika ingin memelihara kelinci ini karena bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau.

  1. Kelinci Himalaya

Kelinci Himalaya

Tidak seperti kelinci hias lainnya yang memiliki bentuk tubuh berukuran kecil dan mungil, kelinci Himalaya ini justru kebalikannya. Ukuran tubuhnya cukup besar dengan bobot bisa mencapai 1kg. Namun hal ini tak mengurangi tingkat kelucuan kelinci ini.

Ciri fisiknya selain ukuran tubuh adalah warna bulu yang memiliki warna dasar putih dengan corak warna berbeda hanya di bagian tubuh tertentu seperti telinga, hidung dan mulut. Tak hanya itu saja, yang membuat kelinci ini menarik juga terletak pada matanya yang berwarna merah.

Untuk bisa mendapatkan kelinci ini Anda harus merogoh kocek agak dalam karena kelinci ini masuk dalam kategori kelinci hias dengan rate tinggi sehingga dijual dengan harga tinggi. Harganya yang tinggi juga disebabkan karena reproduksi kelinci ini sedikit susah karena tidak mudah untuk dikawinkan. Jadi dalam sekali melahirkan hanya akan menghasilkan 2 hingga 6 ekor anak saja.

  1. Kelinci Lop

Kelinci Lop

Kelinci Lop ini juga banyak dipelihara sebagai kelinci hias karena keunikan yang dimilikinya. Berbeda dengan jenis kelinci lainnya, kelinci ini memiliki keunikan pada bentuk telinganya.

Jika umumnya telinga kelinci berbentuk panjang dan tegak, namun tidak dengan kelinci Lop karena telinganya justru menggantung dari bagian pangkal kepala hingga mencapai pipinya. Karena itu banyak yang menyebut kelinci ini mirip dengan anjing.

Biasanya bentuk telinga yang menggantung ini baru bisa terlihat ketika kelinci sudah berusia 2 sampai 4 bulan. Kelinci juga masuk dalam kategori kelinci high rate, maka tak heran jika harga yang dibandrol untuk kelinci ini terbilang tinggi.

  1. Kelinci Dwarf Hotot

Kelinci Dwarf Hotot

Jenis kelinci terakhir yang bisa menjadi rekomendasi untuk dijadikan peliharaan adalah kelinci Dwarf Hotot. Kelinci jenis ini memiliki warna yang sangat bagus yaitu putih bersih dengan garis halus hitam di bagian punggungnya.

Tak hanya bulunya yang cantik, kelinci ini juga memiliki warna mata yang sangat cantik, yaitu berwarna hitam pekat dengan sedikit warna putih di bagian dalam matanya. Mirip seperti mata ninja. Kelinci ini memiliki kelemahan tidak suka sentuhan. Jadi, cocok dijadikan kelinci hias yang hanya dilihat dari kejauhan.

Memelihara hewan peliharaan merupakan hobi bagi sebagian orang. Jenis hewan yang dipilih pum bervariasi tergantung minatnya. Salah satu yang banyak dipilih sebagai hewan peliharaan adalah kelinci. Ada banyak jenis kelinci yang dijadikan sebagai kelinci hias. Seperti beberapa diantaranya adalah kelinci yang dijelaskan di atas. Kelinci-kelinci tersebut memiliki ciri khas yang membuatnya terlihat lucu dan menggemaskan untuk dipelihara.

Leave a Reply