Membuat Kandang Jangkrik Triplek

Cara Membuat Kandang Jangkrik yang Baik Untuk Beternak

Kandang Jangkrik | Berniat mendirikan peternakan jangkrik, atau memeliharanya untuk kebutuhan pakan burung sendiri? Apapun alasannya saat Anda beternak jangkrik pasti akan membutuhkan kandang untuk tempat hidup mereka.

Bagi Anda yang belum pernah membuatnya tidak perlu khawatir, karena di bawah ini terdapat cara membuat kandang jangkrik yang mudah dan dapat Anda coba di rumah.

Bahan-bahan yang Anda perlukan pun tidaklah mahal dan dapat diperoleh dengan mudahnya, untuk lebih lengkapnya silahkan simak bacaan berikut ini.

Membuat Kandang Jangkrik
Membuat Kandang Jangkrik

Cara Membuat Kandang Jangkrik dan Perawatannya

Untuk membuat kandang, terdapat dua macam bahan yang dapat Anda gunakan, yaitu menggunakan kardus yang praktis, dan juga menggunakan triplek yang kuat. Langkah-langkah membuatnya dapat Anda lihat dalam penjelasan di bawah ini.

1. Membuat Kandang Jangkrik Dari Kardus

Bahan Dari Kardus
Bahan Dari Kardus

Bahan kandang jangkrik yangpertama adalah kardus, bahan yang biasanya tak terpakai ini sangatlah mudah untuk didapatkan.

Kalau Anda merasa kesulitan mencari yang bekas, barang ini dapat Anda peroleh dengan mebelinya melalui tukang loak ataupun toko kardus dengan harga yang murah.

Walaupun bahan ini sering dianggap remeh tapi jika digunakan sebagai kandang untuk serangga seperti jangkrik ketahanannya masih tergolong lumayan walaupun tidak dapat digunakan secara permanen.

a. Alat dan Bahan yang dibutuhkan

  • Kardus berukuran 60cm x 120cm x 50cm atau ukuran lainnya menyesuaikan bahan yang Anda miliki.
  • Isolasi
  • InsectNetting, Anda juga memerlukan bahan ini, supaya jangkrik nantinya tidak gampang berloncatan keluar kandang dan terlepas
  • Kayu sebagai kaki kandang
  • Lem
  • 4 buah Botol bekas, dan oli tak terpakai
  • Gergaji
  • Gunting atau cutter

b. Cara membuat Kandang

Membuat Kandang Jangkrik Dari Kardus
Membuat Kandang Jangkrik Dari Kardus
  • Rangkai kardus yang telah Anda siapkan tadi menjadi kardus yang siap pakai. Tambahkan juga selotip pada masing-masing ujungnya untuk memperkuat strukturkandang jangkrik.
  • Selanjutnya gunakan kayu sebagai kaki atau penyangga kardus tersebut dengan ketinggian 30 – 50 cm. Anda bisa menggunakan lem untuk merekatkan kayu dengan kardus.
  • Langkah berikutnya, di sinilah gunanya botol bekas dan oli yang telah Anda persiapkan, pertama potong botol menjadi separuh dan ambil bagian bawahnya saja.
  • Kemudian potongan botol bagian bawah tadi dapat Anda manfaatkan sebagai alas dari masing-masing kaki kandang.
  • Selanjutnya masukkan oli ke dalam setiap botol yang Anda gunakan sebagai alas, tujuannya supaya oli ini dapat menghalau serangga seperti semut yang berpotensi memakan telur jangkrik.
  • Langkah terakhir apabila kandang telah berdiri, buatkanlah atap menggunakan jaring atau insectnetting. Pada langkah ini Anda hanya perlu merekatkan jaring pada kardus sebagian saja, asalkan bagian atasnya sudah tertutupi, tujuannya supaya lebih mudah saat pemeliharaan nanti.
  • Sebagai pelengkap tambahkan juga alas pada kandang jangkrik seperti koran, pasir, tempat telur, atau bisa juga menggunakan pecahan genting.

2. .Membuat Kandang Jangkrik Dari Triplek

Membuat Kandang Jangkrik Triplek
Membuat Kandang Jangkrik Triplek

Berikutnya adalah bahan dari triplek, alasan memilih bahan ini karena selain punya kekuatan yang bagus harganya punmasih ramah di kantong.

Namun triplek sendiri terbuat dari berbagai macam jenis kayu, semakin bagus jenis yang Anda pilih maka kandang jangkrik akan semakin awet dan kokoh.

a. Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Triplek 5mm untuk dinding kandang
  • Kayu reng 3×4 sebagai kerangka
  • Paku kayu
  • Sekrup
  • Obeng
  • Lem kayu
  • Engsel untuk mempermudah pembuatan tutup kandang
  • Palu
  • Insectnetting
  • 4 buahBotol bekas
  • Oli

b. Cara Membuat Kandang

Bahan Dari Triplek
Bahan Dari Triplek
  • Potong kayu reng menggunakan gergaji, untuk dijadikan kerangka potonglah dengan ukuran masing-masing 60 cm sebagai tingginya.
  • Kemudian lebar rangkanya buat saja 120 cm, sedangkan panjangnya 244 cm
  • Pastikan Anda menyisakan 20 cm bagian bawah kerangka untuk dijadikan kakinya. Berarti dalam hitungan ini yang akan Anda tutupi dinding triplek hanyalah 40 cm dari atas.
  • Tentunya setelah menyiapkan potongan kayu reng, pakulah dengan kuat sesuai pola yang telah di buat tadi.
  • Apabila kerangka telah berdiri, Anda dapat menambahkannya dengan dinding triplek, kecuali untuk bagian atas. Sama halnya dengan kandang jangkrik dari kardus, khusus untuk bagian atas akan dipasang dengan insectnetting
  • Untuk memasang triplek Anda hanya perlu menyesuaikan ukurannya dengan kerangka yang telah dibuat, kemudian hubungkan dinding triplek dengan kerangka menggunakan paku.
  • Anda boleh saja mengecat triplek untuk menjaga keawetannya, namun pastikan saat digunakan sebagai media pemeliharaan nanti cat sudah benar-benar kering dan tidak berbau. Atau lebih amannya hindari pengecatan kandang bagian dalam.
  • Jangan lupa untuk menambahkan alas penyangga atau kaki kandang menggunakan potongan botol, kemudian isi juga menggunakan oli secukupnya saja.
  • Selanjutnya potong jaring serangga untuk digunakan sebagai atap kandang.
  • Buatkanlah penutup bagian atas berupa bingkai kayusesuai ukuran kandang jangkrik.
  • Kemudian pada bingkai tadi rekatkanlah jaring yang sudah dipotong menggunakan lem kayu.
  • Setelah penutup jadi, pasangkan salah satu sisinya dengan sebuah engsel, engsel dapat dipasang menggunakan sekrup. Dengan begini membuka tutup kandang akan lebih mudah.
  • Jika pembuatan kandang telah selesai Anda dapat memasukkan alas bagi jangkrik, alas tersebut bisa berupa pasir, tempat telur, ataupun pecahan genting.

Baca juga : Cara Menetaskan Telur Jangkrik yang Baik dan Benar

3. Penempatan dan Perawatan 

Menempatkan Kandang
Menempatkan Kandang

Dalam menggiati usaha beternak jangkrik tentunya kesehatan kandang harus diperhatikan supaya jangkrik terhindar dari penyakit dan hama pengganggu. Oleh karena itu di bawah ini terdapat beberapa cara untuk merawat kandang jangkrik.

  • Tempatkan kandang pada agar tidak terkena sinar matahari secara langsung, atau lebih baiknya tempatkan di ruangan yang gelap. Pastikan juga ruangan yang Anda gunakan untuk membudidayakan jangkrik adalah ruangan yang lembab dan udaranya tersirkulasi dengan baik.
  • Hindari juga menaruh kandang jangkrik di tempat yang padat penduduk, karena idealnya tempat untuk melakukan budidayajangkrik adalah lingkungan yang sepi. Hal ini dikarenakan jangkrik merupakan serangga nokturnal, jadi mereka membutuhkan tempat yang tenang terutama di siang hari. Selain itu jangkrik juga tipe serangga yang berisik, dapat dibayangkan jika mereka tumbuh dewasa akan seramai apa peternakan Anda. Kondisi semacam ini tentunya akan mengusik banyak orang.
  • Apabila Anda melakukan pengecatan pada kandang triplek, maka ada baiknya kandang tersebut dicuci terlebih dulu agar bau menyengat pada kandang lekas menghilang. Alasannya karena jenis serangga seperti jangkrik tidak tahan dengan bau menyengat semacam ini dan bisa menyebabkan mereka keracunan.
  • Selalu bersihkan kandang setiap hari, hal ini untuk membuang kotoran ataupun makanan sisa yang berpotensi menumbuhkan jamur dan menjadi sarang bakteri bagi kandang.
  • Khusus untuk kandang yang terbuat dari kardus, bila kondisinya terlihat lusuh dan sudah tidak kokoh lagi sebaiknya Anda jangan menunggu lama untuk menggantinya. Karena saat kardus sudah rusak, semua jangkrik di dalamnya bisa saja terlepas. Oleh karena itu bila mempunyai modal yang cukup sebaiknya Anda lebih memilih kandang yang terbuat dari triplek.
Berternak Jangkrik
Berternak Jangkrik

Seperti itulah bagaimana cara untuk membuat kandang jangkrikbeserta penempatan yang tepat. Sebagai serangga nokturnal jangkrik memang harus mendapatkan perlakuan khusus dalam pemeliharaannya.

Namun karena kebutuhan pasar yang terus meningkat, maka peluang tersebut dapat Anda manfaatkan untuk meraup keuntungan.

Leave a Reply