Pembibitan Puyuh

Cara Ternak Puyuh Petelur dengan Teknik yang Benar

Cara Ternak Puyuh Petelur | Telur puyuh merupakan salah satu jenis telur yang kaya manfaat untuk tubuh karena mengandung berbagai nutrisi seperti mineral, vitamin, fitonutrien, dan antioksidan.

Manfaat telur puyuh bagi kesehatan diantaranya yaitu dapat menurunkan hipertensi, mengurangi resiko anemia, membantu proses detoksifikasi, dan lainnya.

Ternak Puyuh Petelur
Ternak Puyuh Petelur

Selain memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, telur yang memiliki ukuran kecil ini juga lebih gurih dan nikmat dikonsumsi dibandingkan dengan telur jenis lain. Banyak pengusaha kuliner yang menggunakan telur puyuh sebagai bahan baku berbagai jenis masakan.

Karena cukup diminati akhirnya banyak pengusaha ternak yang mencoba beternak puyuh petelur. Ada beberapa teknik dan cara ternak puyuh petelur yang harus Anda perhatikan jika berniat melakukan ternak.

Pembibitan Puyuh Petelur

Pembibitan Puyuh
Pembibitan Puyuh

Cara ternak puyuh petelur yang benar adalah dengan pemilihan bibit yang baik. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan produksi telur dan juga kualitasnya. Bibit yang bagus bisa dibeli di penjual bibit puyuh petelur, carilah penjual yang sudah terpercaya.

Pilih bibit yang masih berusia produktif yaitu di usia yang tidak terlalu muda atau terlalu tua. Umur terproduktif puyuh yaitu di umur 3 minggu.

Perhatikan umur bibit karena hal tersebut mempengaruhi hasil telur nantinya. Puyuh yang sudah tua tentu saja sudah menurun dalam hal produktifitasnya. Berikut ini ciri-ciri bibit puyuh yang baik untuk dijadikan sebagai bibit:

1. Aktif dan lincah bergerak

Cari bibit yang bergerak dengan aktif dan lincah. Jika puyuh terlalu banyak diam itu bisa berarti bibit tersebut terserang penyakit.

2. Bentuk tubuh yang lengkap dan sempurna

Perhatikan setiap inci bagian tubuh dari bibit puyuh. Jangan sampai ada bagian tubuh yang cacat dan tidak sempurna. Bibit yang bagus adalah yang memiliki tubuh simetris dengan bagian tubuh yang lengkap dan sempurna.

3. Berbulu cerah dan tidak kusam

Budidaya puyuh petelur yang benar ketika pembibitan salah satunya dengan memperhatikan bulunya. Pilih puyuh yang memiliki bulu cerah, bersih, dan tidak kusam.

Pembesaran dan Pemeliharaan Puyuh Petelur

Pemeliharaan Burung Puyuh
Pemeliharaan Burung Puyuh

Tahap selanjutnya setelah memilih bibit yang bagus adalah pembesaran dan pemeliharaan yang baik. Pembesaran dan pemeliharaan yang baik akan meningkatkan produktivitas dan kualitas dari telur.

Ada beberapa cara ternak puyuh petelur pada proses pembesaran dan pemeliharaan yang harus Anda perhatikan:

1. Lakukan kontrol terhadap penyakit secara intensif

Lakukan kontrol terhadap penyakit yang mungkin menyerang ternak secara intensif. Jika ada satu saja ternak terindikasi terserang penyakit segera lakukan penanganan agar tidak menular ke puyuh yang lain.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, Anda juga bisa berkonsultasi dengan ahli atau dokter hewan.

2. Perhatikan kebersihan atau sanitas dari kandang

Cara ternak puyuh petelur yang benar dengan memperhatikan kebersihan kandang. Hal tersebut sangat berperan penting pada kesehatan dan tingkat produktivitas telur. Jika kandang terlalu kotor dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang dapat menyerang ternak puyuh Anda.

3. Berikan vaksin pada ternak

Vaksinasi dibutuhkan untuk menghindarkan ternak dari berbagai penyakit yang dapat menghambat produktivitas bahkan menyebabkan kematian pada ternak. Vaksin dapat diberikan secara intraokuler melalui tetes mata atau peroral seperti lewat pemberian air minum

Kondisi kandang Budidaya Puyuh Petelur

Kondisi Kandang
Kondisi Kandang

kandang yang baik dan benar akan membantu proses pemeliharaan dan perawatan sehingga dapat menghasilkan produksi yang tinggi dan maksimal tentunya. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat kandang untuk ternak puyuh petelur:

1. Pilih lokasi kandang yang jauh dari keramaian

Seperti ternak pada umumnya, dalam beternak puyuh petelur lokasi yang jauh dari keramaian merupakan bagian dari cara ternak puyuh petelur yang benar.

Lokasi yang dekat dengan keramaian dapat membuat puyuh menjadi stress sehingga dapat menurunkan produksi telurnya. Selain itu lokasi yang dekat dengan pemukiman atau keramaian dapat mengganggu warga sekitar akibat bau kotoran ternak.

2. Berikan sirkulasi udara yang baik

Cara budidayapuyuh petelur selanjutnya adalah mendesain kandang dengan baik agar sirkulasi udara lancar dan sinar matahari dapat masuk ke kandang. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu mengurangi bau yang disebabkan oleh kotoran.

Selain itu sirkulasi udara yang baik juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan bibit-bibit penyakit. kandang dianjurkan memiliki temperature berkisar 20 hingga 25 derajat celcius dengan kelembaban 30% hingga 80%.

3. Pilih lokasi yang dekat dengan sumber air bersih

Memilih Lokasi Budidaya Puyuh Petelur
Memilih Lokasi Budidaya Puyuh Petelur

Memilih lokasi yang dekat dengan sumber air bersih merupakan salah satu cara ternak puyuh petelur dengan benar. Air sangat dibutuhkan untuk membersihkan kandang dari kotoran dan untuk minum ternak.

4. Berikan penerangan dengan baik

Lampu penerangan juga dibutuhkan ketika membuat kandang. Puyuh petelur tetap beraktifitas di malam hari seperti makan dan minum sehingga butuh penerangan. Berikan lampu 25 watt hingga 40 watt pada siang hari dan 40watt hingga 60 watt pada malam hari untuk penghematan.

5. Ukuran kandang yang baik

Ukuran kandang yang dianjurkan pada cara beternak puyuh petelur yang benar adalah 1 meter persegi untuk 40 ekor puyuh petelur dan berlaku kelipatannya.

Pakan Puyuh Petelur

Pemberian Pakan
Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan bisa dalam bentuk pellet, remah-remah tepung, atau juga tepung. Ransum juga bisa diberikan dibeberapa waktu saja. Pakan tersebut baik untuk diberikan kepada ternak puyuh petelur.

Karena dapat menjaga ternak tetap sehat dan mencukupi nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak. Frekuensi pemberian pakan pada tiap-tiap ternak menyesuaikan dengan umurnya.

Puyuh petelur yang masih mudah diberikan pakan dua kali sehari di pagi dan sore pada pukul 06.00 dan 15.00. Sedangkan untuk puyuh petelur dewasa cukup diberikan pakan satu kali sehari saja di pagi hari pada pukul 06.00.

Sedangkan untuk minumnya bisa diberikan sepanjang hari, jika sudah habis bisa diisi lagi. Air minum untuk ternak bisa menggunakan air sumur atau air sungai.

Hati-hati jangan memberikan ternak air yang sudah tercemar, karena bisa saja mengandung racun. Pemberian pakan yang baik dan teratur merupakan cara memelihara puyuh petelur yang tidak boleh dilupakan.

Memanen Hasil Budidaya Puyuh Petelur

Memanen Hasil Budidaya Puyuh Petelur
Memanen Hasil Budidaya Puyuh Petelur

Proses pemanenan telur pada puyuh petelur tidak terlalu rumit. Panen telur ketika pagi hari, lakukan sebelum pemberian pakan yaitu sekitar pukul 06.00.

Anda harus berhat-hati ketika mengambil telur di kandang, jangan sampai telur puyuh retak atau pecah. Jika sudah terlanjur pecah pisahkan dengan telur yang utuh dan masih bagus.

Memisahkan telur sesuai ukuran juga dianjurkan agar dalam menjualnya bisa dibedakan berdasarkan kategori ukuran. Semakin besar telur tentu saja harganya akan semakin tinggi. Cara panen telur juga termasuk ke dalam cara ternak puyuh petelur yang benar dan menguntungkan.

Itulah teknik dan cara ternak puyuh petelur mulai dari proses pembibitan hingga proses pemanenan. Cukup mudah kan? Dengan mengetahui teknik dan cara ternak di atas dapat meningkatkan kemungkinan hasil panen yang lebih bagus dan banyak.

Leave a Reply