cara menanam bunga krokot

Informasi Cara Menanam Bunga Krokot dan Segudang Manfaatnya !

Cara Menanam Bunga Krokot | Pernah mendengar tumbuhan bernama bunga krokot? Atau sedang berencana menanam bunga tersebut? Ciri khas tanaman yang satu ini adalah daunnya yang lonjong kecil-kecil, ukurannya kira-kira hanya 1 cm atau bahkan kurang.

Bunganya memiliki bermacam-macam warna, ada yang putih, ungu dan kuning. Bunga krokot termasuk jenis tanaman hias yang mudah tumbuh di manapun. Anda bisa menemui tanaman ini tumbuh liar di selokan atau bahkan di sela-sela dinding.

bunga krokot warna warni
bunga krokot warna warni

Meski begitu, bunga krokot banyak dibudidayakan oleh masyarakat perkotaan. Lahan yang minim cocok dimanfaatkan untuk memelihara tanaman ini. Cara menanam bunga krokot pun juga tergolong simpel dan tidak ribet.

6 Rangkaian Cara Menanam Bunga Krokot

Walaupun tergolong jenis tanaman yang mudah tumbuh di manapun, tetapi jika Anda berniat untuk menanamnya di rumah sebagai tanaman hias, Anda harus menanamnya dengan cara yang benar. Perawatannya pun juga harus diperhatikan agar tanaman tidak sampai mati. Jika Anda mengikuti tahapan-tahapan penanaman bunga krokot dengan tepat, manfaat yang didapat juga bukan hanya dari segi estetika saja, tetapi banyak juga manfaat-manfaat lain dari tanaman ini, utamanya manfaat bagi kesehatan.

Pemilihan media tanam, pengisian tanah, penanaman bibit, sampai penataan tanaman harus dilakukan dengan benar agar bunga krokot bisa tumbuh secara optimal dan memuaskan. Lantas bagaimanakah cara menanam bunga krokot? Apa saja yang harus dipersiapkan? Bagaimana teknik penanamannya? Berikut penjelasannya.

1. Persiapkan wadah tanam bunga krokot

wadah tanam bunga krokot
wadah tanam bunga krokot

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk mengawali rangkaian cara menanam bunga krokot adalah mempersiapkan media tanam. Biasanya, media tanam yang banyak dipakai adalah pot. Jenis pot pun beragam, ada yang terbuat dari plastik polybag, atau pot ember. Jika tidak ada, Anda bisa memakai media lain yang bisa dijadikan pot bunga. Anda bisa memilih ukuran pot yang kecil atau yang sedang.

2. Isi dengan tanah humus

media tanam krokot

Isi pot dengan tanah humus
Isi pot dengan tanah humus

Cara menanam bunga krokot berikutnya adalah mengisi pot atau media tanam dengan tanah. Tanah yang diisikan adalah tanah humus. Tanah humus merupakan jenis tanah yang mengandung banyak zat hara sehingga membuat tanaman menjadi subur. Untuk membuat tanah humus, Anda bisa mengumpulkan sisa-sisa dedaunan kering, ranting-ranting pohon, sekam dan tanah gembur. Bahan-bahan ini harus disimpan terlebih dahulu selama kurang lebih dua minggu sebelum siap digunakan.

Selain bermanfaat untuk mendukung kesuburan tanaman, humus juga merupakan penahan yang kuat agar tanah tidak mudah terkikis atau tergerus. Ditambah lagi, tanah humus memiliki kemampuan penyerapan air yang baik, sehingga suplai air ke dalam tumbuhan akan berjalan baik pula.

3. Berilah pupuk

Cara menanam bunga krokot yang ketiga yaitu memberi pupuk. Setelah mengisi media tanam dengan humus, ternyata benih bunga krokot masih belum bisa langsung ditanam. Namun Anda perlu memberi pupuk sebagai dasarnya terlebih dahulu. Masukkan tanah humus tadi ke dalam pot, kemudian galilah tengahnya. Isi dengan pupuk organik, cukup segenggam tangan untuk masing-masing pot. Kemudian tutup kembali dengan tanah humus, dan jangan lupa menyiram tanah tersebut.

4. Tanamlah bunga krokot

menanam krokot
Menanam krokot

Langkah keempat dari serangkaian cara menanam bunga krokot adalah mulai menanam bunga krokotnya. Jika Anda memilih menanam batang bunga, Anda bisa langsung menancapkan potongan-potongan batang bunga krokot ke tanah.

Namun jika Anda memulai menanam dari biji bunganya, Anda harus menenggelamkan biji bunga krokot sedalam 2 cm. Jangan lupa untuk menyiram potnya. Untuk memicu pertumbuhan bunga krokot, jangan langsung meletakkannya di bawah terik matahari. Namun, letakkan dulu di tempat yang cukup teduh. Setelah itu, baru Anda bisa memindahkannya ke tempat yang terkena sinar matahari langsung.

5. Siram bunga krokot secara rutin

Cara menanam bunga krokot selanjutnya sudah memasuki pada tahap perawatan. Anda harus rajin menyirami tanaman bunga krokot dengan rutin. Suplai air pada tanaman harus benar-benar diperhatikan. Sebaiknya, jangan menyiram tanaman pada saat matahari tengah terik-teriknya alias pada siang hari. Selain itu, biasanya siang hari adalah waktu bagi tanaman untuk berfotosintesis.

Jika Anda menyiram tanaman pada siang hari, dikhawatirkan akan mengganggu proses fotosintesisnya. Namun, Anda juga tidak disarankan menyiram tanaman saat malam hari. Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah pagi hari dan sore hari, saat matahari belum terlalu panas. Anda tidak disarankan untuk terlalu sering menyiram bunga krokot karena hal ini justru akan membuat akar tanaman menjadi mudah busuk dan akibatnya tanaman bisa mati.

6. Mengatasi Munculnya Hama

hama bunga krokot
hama bunga krokot

Rangkaian cara menanam bunga krokot yang terakhir adalah mengatasi munculnya hama. Dalam prosesnya, ada kalanya tanaman bunga krokot terkena hama. Hama merupakan jenis organisme yang menyerang tanaman dan menimbulkan kerugian. Hama bisa menempel pada batang atau daun tanaman bunga krokot dan mengambili nutrisi tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman akan terganggu bahkan tanaman bisa sampai mati.

Untuk mengatasi gejala-gejala munculnya hama ini, Anda cukup menyemprotkan obat hama yang bisa dibeli di pasaran. Jangan menyemprotkan obat dengan jarak yang terlampau dekat. Ambillah jarak sekitar 30 cm dari bunga krokot.

Manfaat tanaman krokot untuk kesehatan yang belum banyak di ketahui

Selain cara menanam bunga krokot yang simpel, ternyata tanaman ini juga memiliki segudang manfaat lain, utamanya bagi kesehatan. Bunga krokot mengandung antioksidan yang berguna untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, tubuh akan lebih tahan dan tidak mudah terkena penyakit. Antioksidan juga bermanfaat memberi efek anti penuaan. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan bisa meminimalisir munculnya keriput. Berikut manfaat bunga krokot untuk kesehatan.

Manfaat tanaman krokot
Manfaat tanaman krokot

1. Kandungan omega-3

Asam lemak omega-3 yang terdapat dalam bunga krokot bermanfaat untuk mencegah penyakit stroke dan penyakit jantung. Selain itu, zat ini bermanfaat juga untuk kesehatan mata. Omega-3 memiliki kandungan DHA yang bermanfaat bagi retina dan berfungsi untuk meminimalisir gejala-gejala gangguan penglihatan.

2. Vitamin A

Seperti pada kebanyakan sayuran yang berwarna hijau, bunga krokot juga memiliki kandungan vitamin A. Vitamin A berguna untuk mendukung sistem kekebalan tubuh agar bekerja lebih maksimal dalam menghalau infeksi. Ditambah lagi, zat ini berguna juga untuk menjaga agar kulit tetap sehat, mencegah munculnya gangguan pada penglihatan, membantu mengoptimalkan pertumbuhan tubuh dan menjaga kekebalan tubuh.

3. Beta Carotene yang 7 kali lebih banyak daripada wortel

Bunga krokot memiliki kandungan beta carotene yang 7 kali lebih banyak daripada wortel. Luar biasa, bukan? Beta carotene, selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, mengandung antioksidan, juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan organ-organ pernapasan.

bunga krokot bermekaran
bunga krokot bermekaran

Demikianlah tadi penjelasan tentang cara menanam bunga krokot beserta segudang manfaatnya. Meski tampak sepele dan kurang banyak dilirik, ternyata ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan dari tanaman hias yang satu ini. Selain bisa digunakan sebagai hiasan di rumah untuk memberikan kesan estetik, bunga krokot juga bisa dikonsumsi. Proses penanamannya yang simpel dan tidak memerlukan lahan yang luas membuat tanaman ini layak dibudidayakan.

Leave a Reply