Proses Penanaman

Jenis, Manfaat, dan Cara Menanam Bunga Krisan

Cara Menanam Bunga Krisan | Bunga krisan memiliki warna menarik dan bau semerbak sehingga membuatnya banyak dicari sebagai tanaman hias. Bahkan setelah dipetik bunga yang aslinya berasal dari daratan Eropa Timur Laut dan Asia ini dapat bertahan 2 minggu di dalam vas. Anda bisa menghadirkan bunga ini sebagai penghias taman di rumah karena cara menanam bunga krisan cukup mudah.

Bunga Krisan
Bunga Krisan

Jenis, Manfaat, dan Cara Menanam Bunga Krisan

Bunga krisan menjadi tanaman hias yang banyak dicari orang karena selain cantik proses menanamnya juga mudah. Namun, sebelum mengetahui bagaimana cara menanam bunga krisan sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis dan manfaatnya untuk tubuh.

1. Jenis Bunga Krisan yang Paling Diminati

  • Chrysanthemum Carinatum
Chrysanthemum carinatum
Chrysanthemum carinatum

Ciri bunga krisan carinatum adalah adanya bentuk lingkaran yang terdiri dari 2 sampai 3 warna dan mengelilingi bagian tengah berwarna gelap. Warna dominan dari lingkaran tersebut biasanya merah, putih, dan kuning.

Jenis ini tidak memerlukan waktu lama sampai berbunga karena hanya perlu 2 minggu dari penanaman.

  • Chrysanthemum Pompoms
Chrysanthemum pompoms
Chrysanthemum pompoms

Disebut pompom karena bentuk kelopak bunganya yang berlapis-lapis dan membentuk bola. Diameter bola tersebut bisa mencapai lebih dari 10 cm.

Biasanya bunga yang membentuk bola berwarna kuning atau putih. Krisan pompom sering menjadi pusat perhatian orang yang melihatnya berkat kecantikannya.

Cara menanam bunga krisan pompom biasanya menggunakan pot karena sifatnya yang lemah dan tidak dapat bertahan lama.

  • Chrysantemum Segetum
Chrysantemum segetum
Chrysantemum segetum

Krisan segetum identik dengan ciri khasnya yang memiliki kelopak kuning dan semakin ketengah bertambah gelap. Bunga jenis ini mampu tumbuh hingga 50 cm dan bertahan kurang lebih selama 2 bulan.

Bunganya akan terlihat mekar setelah 3 bulan dari waktu penanaman.

  • Chrysantemum Maximum
Chrysantemum maximum
Chrysantemum maximum

Diantara jenis bunga krisan lainnya, jenis yang satu ini merupakan yang paling tinggi karena mampu tumbuh hingga 1 meter. Kelopak bunganya berwarna putih panjang dengan warna kuning terang pada bagian tengahnya.

Ukurannya yang tinggi membuatnya sering dipakai untuk penghias pagar. Ukurannya yang besar membuat cara menanam bunga krisan maximum lebih banyak menggunakan tanah secara langsung.

  • Chrysantemum Inodorum

 

Chrysantemum inodorum
Chrysantemum inodorum

Chrysanthemum inodorum atau bunga krisan putih memiliki ciri kelopak berwarna putih dengan warna kuning di bagian tengahnya.

Bunga ini mampu tumbuh hingga mencapai tinggi 55 cm. Lama waktu yang dibutuhkan dari penanaman sampai berbunga adalah 3 bulan.

2. Manfaat Bunga Krisan

Selain ingin mengetahui cara menanam bunga krisan, ketahui juga kandungan pentingnya. Biasanya bunga krisan dibuat atau dicampur ke dalam teh.

Ada 4 kandungan penting yang dominan yaitu Vitamin A, B, C, serta mineral seperti magnesium, kalsium, dan kalium. Selain itu masih banyak kandungan lainnya yaitu glikosida, adenin, dan berbagai macam asam amino.

Manfaat Bunga Krisan
Manfaat Bunga Krisan

Cukup banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi teh dari bunga krisan. Anda yang memiliki riwayat kolesterol bisa mengkonsumsinya karena teh bunga krisan mampu menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kemudian untuk yang sering mengalami sakit kepala atau stres juga cocok mengkonsumsinya karena kandungan herbalnya mampu merilekskan pikiran.

Manfaat lainnya adalah membantu memperlancar peredaran darah, merawat kesehatan jantung, dan meringankan gangguan pernapasan termasuk batuk-batuk.

Selain itu teh bunga krisan dapat meningkatkan fungsi otak karena memiliki efek stimulan dan kandungan niacin.

3. Langkah Menanam Bunga Krisan

  • Pilih Waktu Tanam yang Tepat
Menanam Bunga Krisan
Menanam Bunga Krisan

Cara menanam bunga krisan yang pertama adalah menentukan waktu tanamnya, misalnya saja pada penghujung musim penghujan. Namun, karena cuaca cukup sulit diprediksi sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu soal perkiraan cuaca.

Untuk cara mudahnya Anda bisa mengukur suhu tanah di sekitar. Jika menunjukkan suhu antara 22 sampai 23 derajat celcius maka sudah bisa dipakai untuk menanam bunga krisan.

  • Pilih Jenis Bunga Krisan
Memilih Jenis Bunga
Memilih Jenis Bunga

Sebelum menanamnya sebaiknya tentukan dahulu jenis bunga krisan yang akan di tanam. Sudah dijelaskan datas bahwa bunga krisan memiliki beragam jenis dengan karakteristiknya masing-masing.

Pilih saja sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar Anda serta kegunaannya.

  • Tentukan Lahan Penanaman

Perlu diketahui bahwa cara menanam bunga krisan yang baik adalah memberinya cahaya matahari cukup atau penuh agar dapat berkembang dengan baik. Jadi carilah tempat disekitar Anda yang mendapat sinar matahari selama beberapa jam dalam sehari.

Selain itu untuk tempat menanamnya perlu lahan yang memiliki sistem drainase baik. Anda juga bisa mengatur jarak antar bunga secara berdekatan namun tentu perlu mempertimbangkan jenis krisan yang akan ditanam.

  • Persiapkan Lahan
Persiapan Lahan
Persiapan Lahan

Lahan yang akan dijadikan sebagai media tanam sebaiknya digemburkan terlebih dahulu dengan cara mencangkulnya serta mencampurnya dengan kompos secara merata.

Jika menggunakan tanah lempung maka membutuhkan campuran kompos yang lebih banyak. Sedangkan jika menggunakan pot Anda bisa mengisinya dengan campuran tanah humus, sekam, dan kompos.

  • Proses Penanaman
Proses Penanaman
Proses Penanaman

Setelah proses menyiapkan lahan tanam selesai selanjutnya tinggal membeli bibit bunga krisan dan menanamnya. Cara menanam bunga krisan adalah dengan menggali lubang pada media tanam sesuai ukuran bibit dengan kedalaman sekitar 3 cm lebih dalam dari akar krisan.

Untuk jarak antar bibitnya disesuaikan dengan jenis bunganya. Misalnya krisan pot yang ukuran dewasanya tidak terlalu besar bisa ditanam secara berdekatan.

Berbeda dengan krisan potong yang dapat tumbuh besar sehingga perlu jarak yang agak berjauhan. Hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan sistem drainasenya.

  • Perawatan
Perawatan Krisan
Perawatan Krisan

Proses penyiraman bunga krisan cukup satu kali per hari. sebaiknya penyiraman dilakukan pada pagi hari agar air mudah mengering. Hindari penyiraman sore atau malam hari agar menghindarkan tanaman dari penyakit.

Berikan air secukupnya dan jangan sampai menggenang diatas media tanam. Sedangkan untuk pemupukan gunakanlah pupuk organik seperti kompos. Selain itu hindarkan dari cahaya lampu langsung.

Salah satu hal penting dalam perawatan bunga krisan adalah proses pinching. Proses ini bertujuan untuk memotong dan membuang pucuk yang tumbuh pada awal penanaman.

Cara melakukan pinching dengan memakai gunting dan memetik sebagian kuncup bunga yang baru tumbuh. Lakukan pinching seminggu sekali.

Sedangkan teknik lainnya adalah disbudding, yaitu cara menyingkirkan bagian bagian bunga yang tidak diinginkan. Hal ini dimaksudkan agar bunga dapat berkembang sesuai bentuk yang diinginkan.

Krisan
Krisan

Perawatan lainnya adalah jika cara menanam bunga krisan menggunakan pot maka sebaiknya rajin mengganti media tanamnya secara berkala. Hal ini bertujuan agar bunga krisan dapat tumbuh dengan sehat.

Setelah seluruh proses tersebut dilewati tinggal meunggu waktu berbunga. Waktu yang baik bagi bunga krisan untuk mekar adalah malam hari karena cenderung dapat bertahan lebih lama daripada pagi atau siang hari.

Dengan begitu Anda bisa meletakkannya di tempat yang tidak disinari cahaya matahari secara langsung.

Itu tadi beragam informasi serta cara menanam bunga krisan untuk Anda ketahui. Selain sebagai penghias taman ternyata banyak juga manfaatnya untuk kesehatan sehingga tidak rugi untuk menanamnya di pekarangan rumah.

Leave a Reply