Penyakit Ayam Lumpuh

Penyakit Ayam yang Harus di Waspadai Para Peternak

Penyakit Ayam | Ayam merupakan salah satu hewan yang terbilang mudah untuk diternakkan. Hewan unggas ini adalah salah satu dari banyak bahan makanan yang hampir setiap hari dicari orang karena kandungan gizinya yang cukup melimpah.

Belakangan ini, banyak sekali penyakit yang bermunculan menyerang ayam-ayam. Bila anda seorang para peternak ayam, berikut ini ada beberapa penyakit ayam yang sangat mudah menyerang,yang harus dipersiapkan sejak dini penanganannya.

Penyakit Pada Ayam
Penyakit Pada Ayam

8 Penyakit Ayam Paling Umum

Anda harus mengetahui setiap gejala yang terjadi jika ayam terserang penyakit, begitu pula dengan cara menangani dan pengobatannya. Berikut ini adalah beberapa penyakit ayam yang paling sering terjadi.

1. Pilek Ayam atau Penyakit Ayam Snot

Snot Ayam
Snot Ayam

Penyakit ini biasanya terjadi pada jenis ayam petelur. Disebabkan oleh infeksi bakteri Hemophilus Gallinarium yang menyerang salah satu ayam hingga menular pada ayam-ayam yang lainnya. Bakteri ini dapat menular melalui air dan tanah.

Gejala penyakit ini adalah mata dan kepala ayam yang tampak basah. Hidungnya mengeluarkan cairan yang persis sama dengan pilek yang dialami oleh manusia.

Pada kondisi ini, ayam petelur tidak lagi mau bertelur. Untuk saat ini, belum ada vaksin yang tersedia sebagai pengobatnya. Jika ayam anda telah terindikasi penyakit pilek, segera musnahkan agar tidak menular pada ayam lainnya.

2. Ayam Lumpuh

Penyakit Ayam Lumpuh
Penyakit Ayam Lumpuh

Penyakit ini bisa menyerang semua jenis unggas. Pada umumnya, ayam yang diserang adalah ayam yang masih berusia kurang dari 20 minggu. Penyebabnya adalah organisme dari kelompok virus herpes.

Indikasi terserangnya penyakit unggas lumpuh adalah bahwa ayam-ayam tersebut tidak mampu lagi merespon cahaya dan lumpuh tanpa bisa bergerak.

Tidak ada obat yang bisa secara langsung mengobatinya. Anda hanya bisa melakukan vaksin pencegahan yang diberikan pada ayam yang berusia 1 hari agar tidak terserang virus ini.

3. Penyakit Ayam CRD

Penyakit Ayam CRD
Penyakit Ayam CRD

Disebabkan oleh bakteri CRD atau Chronic Respiratory Disease, penyakit ayam ini menyerang system pernafasan. Ayam-ayam ini menjadi mudah bersin, batuk, pembengkakan sendi, tidak bisa berjalan hingga lumpuh.

Penyakit ini bisa diobati melakui antibiotic yang disarankan oleh dokter hewan. Karena penyebaran bakterinya cukup cepat, anda harus segera mengobati penyakit ayam ini agar tidak segera menular pada unggas yang lainnya.

4. Flu Burung

Flu Burung
Flu Burung

Penyakit unggas yang disebut flu burung ini sempat populer dan mengkhawatirkan banyak pihak. Karena cepatnya penyakit ini menular, bahkan bisa sekaligus membunuh ratusan bahkan ribuan unggas.

Penyakit flu burung merupakan salah satu penyakit yang bisa menular pada manusia. Oleh karena itu, perlu diwaspadai jika ada ayam dalam suatu lingkungan telah terjangkit virus flu burung.

Gejala flu burung pada umumnya adalah unggas yang tiba-tiba berhenti bertelur dan mengalami gangguan pernafasan yang cukup akut. unggas ini juga menderita diare.

Dalam kondisi yang sudah cukup parah, ayam-ayam ini mengalami pembengkakan pada bagian wajahnya. Jenggernya berubah warna menjadi biru dan juga muncul bintik-bintik merah gelap di sekitarnya. Kondisi berubah warna dan bintik juga terjadi di daerah sekitar kaki.

Masih belum ditemukan vaksin yang ampuh untuk menangani penyakit flu burung ini. Beberapa pihak menyarankan pemusnahan yang dilakukan sekaligus agar virus tidak segera menyebar pada ayam lainnya atau pada manusia.

Oleh sebab itu, anda harus ekstra hati-hati dalam merawat dan memelihara ayam.

5. Penyakit Tetelo

Tetelo
Tetelo

Penyakit ini merupakan inveksi dari virus yang ditularkan dari ayam atau unggas yang lain. Penyakit unggas ini ditandai dengan syaraf pernafasan yang terganggu.

Meskipun tidak secara langsung, manusia bisa menjadi perantara penyebaran penyakit ini yaitu melalui sandal, sepatu, pakaian dan barang lainnya ketika mereka telah menyentuh unggas yang terkena penyakit tetelo.

Gejalanya yaitu system pernafasan yang bermasalah. Mata ayam memutih atau menjadi keruh, sayap dan kakinya mendadak mengalami kelumpuhan, cairan pilek yang keluar dari hidung, leher yang melilit dan juga ayam-ayam ini tidak lagi bertelur.

Jika anda menemukan kondisi tersebut, anda harus segera melakukan pengobatan. Pada unggas yang telah dewasa atau cukup umur, penyakit ini bisa disembuhkan. Namun bagi ayam-ayam yang masih kecil atau anak ayam, penyakit ini bahkan bisa mematikan.

6. Cacar Ayam

Cacar Ayam
Cacar Ayam

Pada penyakit cacar unggas, anda akan menemukan bintik-bintik putih pada unggas. Bintik ini merupakan bisul yang tumbuh di daerah sekitar trakea atau mulut ayam dan juga pada jenggernya. Penyakit ayam ini disebabkan oleh virus yang bernama avipox.

Virus ini juga dapat menyebar dan menyerang ayam-ayam yang lainnya. Oleh karena itu, sangat disarankan ada mengisolasi ayam yang telah terjangkit cacar.

Berikanlah makanan yang cukup lunak dan lakukan pengobatan dengan rutin. Dengan perawatan yang tepat, ayam kemungkinan besar akan sembuh dengan cepat.

Jika anda hendak melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit cacar unggas ini, bisa dilakukan dengan cara vaksin unggas . Ada vaksin khusus yang dijual untuk menangkal datangnya penyakit ini.

7. Penyakit Puyuh atau Quail Disease

Quail Disease
Quail Disease

Penyebab penyakit ayam ini adalah bakteri yang bernama Clostridium Colinum. Bakteri ini berbentuk spora yang bisa menyebar melalui kotoran ayam atau unggas. Bakteri ini merupakan bakteri yang sudah kebal terhadap desinfektan sehingga sangat berbahaya bagi ayam-ayam anda.

Gejala yang terjadi jika seekor unggas terkena penyakit puyuh adalah ayam yang tiba-tiba mati mendadak. Jika masih bisa terdeteksi, ayam-ayam ini akan mengalami keadaan lesu, diare dengan mengeluarkan cairan berwarna putih, bulu yang tidak terawat atau acak-acakan, dan postur tubuh ayam yang berubah menjadi bungkuk.

Bila anda mengindikasi ada unggas yang terserang penyakit puyuh, lebih baik segera menghubungi dokter hewan setempat agar segera diberikan penanganan. Pada umumnya mereka akan memberikan penicillin atau bacitracin dan memberikan solusi pengobatan.

8. Botulisme

Botulisme
Botulisme

Unggas merupakan hewan yang paling mudah terserang oleh penyakit ini. Penyakit unggas yang disebarkan oleh bakteri Clostridium Botulium ini adalah sejenis racun yang terkonsumsi dari makanan.

Bisa jadi, bakteri berasal dari air yang ada dalam air minum atau campuran makanan. Jika salah satu unggas anda ada yang terkena penyakit ini, maka bisa dipastikan air dan makanan yang ada disekitarnya juga sudah tercemar.

Gejalanya sangat mudah terlihat yaitu ayam yang tiba-tiba mengalami tremor. Ini adalah kondisi dimana ayam mengalami gemetar pada saat tertentu.

Setelah gemetar, ayam akan mengalami kelumpuhan total dan pernafasannya mulai terganggu. Bulu-bulu ayam akan mudah rontok atau tercabut. Beberapa waktu kemudian, mereka akan mati.

Untuk proses pengobatan penyakit ini, anda bisa melakukan pemberian antitoksin yang telah disarankan oleh ahli atau dokter hewan. Anda juga harus memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar agar bersih dari bangkai dan kotoran hewan.

Memelihara ayam bisa menjadi hal yang mudah dan juga sulit. Pada kondisi tertentu, ayam sangat mudah diternakkan dan dikembangbiakkan. Namun, hewan ini juga merupakan hewan yang mudah tertular berbagai macam penyakit.

Anda harus setidaknya mengetahui beberapa penyakit ayam yang biasanya sering terjadi. Sebagai antisipasi agar ayam selalu sehat, anda harus selalu menjaga kebersihan lingkungan. Lakukan pembersihan paling tidak seminggu 2 kali agar ayam terjaga kesehatannya.

Leave a Reply