Pemasteran

Referensi : Suara Burung Sirtu yang Indah dan Menarik !

Download Suara Burung Sirtu | Memiliki tubuh kecil, warna tubuh cerah mencolok, kicauan lantang. Mungkin ketiga frase itulah yang paling tepat untuk menggambarkan burung sirtu.

Burung yang satu ini termasuk tipe burung pengicau yang artinya sangat aktif berkicau saat di alam liar. Suara burung sirtu memang sangat berkarakter, lantang dan kuat.

Bahkan beberapa sirtu bisa bertahan bermenit-menit ketika sudah berkicau. Tak heran burung ini juga menjadi salah satu burung kicau favorit para kicau mania.

Suara Burung Sirtu
Suara Burung Sirtu

Di alam liar, burung sirtu banyak ditemukan di semak-semak dan pepohonan rindang. Sirtu senang mencari makan berupa telur serangga, biji-bijian dan nektar.

Tak jarang juga, sirtu ditemukan bergerombol dengan sirtu lainnya saat mencari makan. Sirtu lebih terlihat seperti sekumpulan bola-bola hijau di udarasaat terbang karena memang postur tubuhnya yang cenderung membulat.

Nah, Anda sendiri mungkin saat ini sedang memelihara sirtu dan ingin membuat sirtu milik Anda cepat gacor. Jika demikian, Anda bisa menyimak beberapa tips di bawah ini. Namun sebelum itu, ada baiknya untuk mengetahui bagaimana ciri fisik dan karakter suara burung sirtu terlebih dahulu.

Ciri Fisik dan Karakter Suara Burung Sirtu

Ciri Fisik Burung Sirtu
Ciri Fisik Burung Sirtu

Warna hijau zaitun merupakan warna yang paling dominan menutupi tubuh burung sirtu. Pada sirtu jantan, warna hijau juga dikombinasi dengan warna hitam yang ada di area punggung, sayap, serta ekor.

Sedangkan pada betina, sayap dan ekornya juga berwarna hijau selaras dengan warna bulu tubuh. Selain warna hijau dan hitam, ada juga aksen warna hitam pada bagian sayapnya.

Untuk ukuran tubuhnya, sirtu jantan memiliki tubuh yang terlihat lebih besar daripada kebanyakan sirtu betina. Bentuk paruh sirtu kecil meruncing, sesuai dengan makanannya di habitat asli yaitu serangga-serangga kecil dan juga madu.

Karakter suara burung sirtu bisa dibilang sangat unik dan enak didengar. Sirtu berkicau dengan mengeluarkan lengking panjang dan diakhiri dengan kicauan beruntun di akhirnya.

Sering kali di alam liar, sirtu berkicau bersahut-sahutan sehingga menimbulkan suara yang sangat indah untuk didengar. Karakter ini tentu bisa saja berubah jika sirtu sudah dipelihara.

Untuk membuat suara burung sirtu cepat keluar dan gacor, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Bagaimana caranya? Simak penjelasan di bawah ini.

Tips Perawatan biar Suara Burung Sirtu Cepat Gacor Melengking

Perawatan Burung Sirtu
Perawatan Burung Sirtu

Sebenarnya perawatan burung sirtu tidak jauh berbeda dengan perawatan burung kicau lainnya. Perawatan yang bisa diberikan berupa pengembunan, memandikan, menjemur, memberi pakan, dan memberikan masteran.

Berikut adalah rincian dari masing-masing tips perawatan tersebut.

1. Pengembunan

Pengembunan bisa dikatakan sebagai tips perawatan universal bagi berbagai jenis burung kicau. Pengembunan memiliki banyak sekali manfaat, terutama untuk aspek suara burung sirtu.

Seperti halnya di habitat asli, burung sirtu akan keluar pada pagi-pagi buta untuk mencari udara segar. Itulah mengapa sirtu bisa memiliki sura melengking yang sangat panjang.

Proses pengembunan sendiri bisa Anda mulai sebelum matahari terbit. Waktu yang paling ideal adalah mulai pukul setengah 5 atau pukul 5 sampai dengan sirtu siap dimandikan yaitu pukul 7.

Keluarkan sirtu di daerah yang sejuk dan rindang. Biarkan sirtu mendapat asupan oksigen segar padapagi hari sehingga suara burung sirtu nanti bisa lebih jernih dan lantang.

2. Memandikan

Memandikan Burung
Memandikan Burung

Jika matahari sudah terbit dan cahayanya mengenai sirtu, berarti waktunya bagi sirtu untuk dimandikan. Mandi sangat penting karena bisa menghilangkan potensi-potensi bakteri yang tertempel di tubuh sirtu.

Selain itu, mandi juga bisa meminimalisir potensi sirtu stres karena dikandangkan. Biarkan sirtu menikmati proses dimandikan karena di habitat aslinya, sirtu juga senang bermain air.

Anda bisa memandikan sirtu menggunakan karamba yang diisi air. Atau jika tidak, silakan mandikan sirtu dengan menggunakan semprotan burung.

Jangan lupa untuk membersihkan kandang dan tempat pakan minum agar kesehatan sirtu tetap setelah dimandikan, angin-anginkan dulu sirtu hingga bulunya kering. Setelah itu, baru berikan sirtu pakan hariannya.

3. Memberikan Pakan

Pemberian Pakan
Pemberian Pakan

Untuk pakan, Anda bisa memberikan sirtu pakan berupa voer dan multivitamin yang banyak dijual di pasaran. Jika ingin suara burung sirtu cepat keluar, jangan lupa untuk memberikan pakan tambahannya (EF) juga.

Pakan tambahan bisa berupa ulat hongkong dan kroto agar sirtu bisa lebih mudah mencerna.

Yang perlu diingat adalah jangan sampai memberikan sirtu pakan tambahan terlalu banyak. Hal ini karena EF seperti ulat hongkong dan kroto mengandung banyak protein.

Jika sirtu terlalu banyak asupan proteinnya, maka akan berimbas ke berat tubuh yang terlalu gemuk. Akhirnya bisa ditebak, sirtu jadi malas berkicau dan juga malas bergerak.

4. Menjemur Sirtu

Menjemur Sirtu
Menjemur Sirtu

Seperti burung lainnya, sirtu juga membutuhkan asupan sinar matahari setiap harinya. Maka dari itu, usai proses pemberian pakan, Anda bisa menjemur sirtu di bawah sinar matahari.

Usahakan untuk mencari tempat yang terkena sinar matahari, namun tidak terlalu panas. Jemur sirtu selama beberapa jam hingga kira-kira matahari sudah terlalu panas, dan teduhkan sirtu.

Biasanya suara burung sirtu akan keluar ketika dijemur. Maka dari itu, maksimalkan proses ini dengan memberikan sirtu rangsangan seperti suara burung lain dikejauhan.

Setelah selesai dijemur, teduhkan sirtu dan jangan langsung memasukkannya ke dalam rumah. Angin-anginkan dulu selama setengah jam agar sirtu terbiasa dengan perubahan suhunya.

5. Menempatkan Sirtu

Menempatkan Sangkar Sirtu
Menempatkan Sangkar Sirtu

Posisi menempatkan sirtu juga harus diperhatikan. Tempat paling baik meletakkan sirtu adalah di tempat ramai dengan banyak interaksi orang di sekitarnya.

Hal ini untuk merangsang suara burung sirtu cepat keluar dan menjadi gacor. Anda bisa menggantung sirtu di dapur, di teras rumah, atau di mana saja asalkan banyak interaksi di sekitarnya.

6. Menjemur Kembali

Nah ini yang sering dilewatkan banyak orang. Sirtu ternyata juga perlu untuk dijemur kembali pada sore hari. Jika sirtu sudah ditempatkan di tempat yang tepat, Anda bisa kembali menjemurnya pada sore hari,yaitu sekitar pukul 4 sampai dengan matahari terbenam.

Jangan lupa juga untuk memberikan pakan sore. Selain baik bagi mental sirtu, menjemur di sore hari juga berpengaruh untuk kualitas suara yang akan dihasilkan nantinya.

7. Pengerodongan dan Pemasteran Burung Sirtu

Pemasteran
Pemasteran

Saat sudah memasuki senja, silakan istirahatkan sirtu ke dalam rumah untuk dilakukan pengerodongan. Sirtu memiliki jam alami, beristirahat lebih siang daripada burung lainnya.

Anda harus benar-benar memerhatikan hal ini karena jika tidak, bisa-bisa sirtu kelelahan. Anda bisa mulai menutup kandang sirtu dengan kerodong mulai pukul 5 sore.

Setelah dikerodong, sirtu bisa diberikan masteran agar suara burung sirtu bisa cepat keluar. Berikan masteran yang sekiranya cocok dengan karakter burung sirtu.

Untuk masalah masteran, Anda bisa menggunakan mp3 player yang disetel semalaman. Biarkan sampai pagi agar sirtu hafal dengan suara kicau yang dimasterkan.

Membentuk Suara Burung Sirtu
Membentuk Suara Burung Sirtu

Demikianlah beberapa tips perawatan agar suara burung sirtu bisa cepat keluar dan menjadi gacor. Lakukan perawatan secara rutin dan selalu perhatikan kesehatan tubuh dan mental sirtu.

Karena dasarnya sirtu sendiri merupakan urung yang jinak dan mudah dalam perawatan, seharusnya membuat sirtu menjadi gacor juga bakal lebih mudah.

Kumpulan Suara Burung Sirtu Pikat dan Gacor Mp3

Berikut ini ada beberapa referensi suara burung sirtu betina, jantan, pikat maupun gacor yang sangatlah menarik :

  • Suara Burung Sirtu Pikat
  • Suara Burung Sirtu Master
  • Suara Burung Sirtu Pemikat
  • Suara Burung Sirtu Betina
  • Suara Burung Sirtu Jantan
  • Suara Burung Sirtu Gacor

Leave a Reply