Pembesaran Ulat Hongkong

Cara Ternak Ulat Hongkong dan Tahapannya yang Benar

Cara Ternak Ulat Hongkong | Ulat hongkong merupakan larva dariproses metamorfosis pada kumbang kecil. Kandungan protein yang tinggi pada hewan ini membuatnya sering dijadikan sebagai pakan ternak burung, ikan, reptil, serta bisa juga untuk pakan kroto.

Cara Ternak Ulat Hongkong
Cara Ternak Ulat Hongkong

Untuk saat ini, para peternak burung semakin meningkat sehingga ulat hongkong tersebut sering dicari. Hal ini akan membuka suatu peluang yang bagus, bagi Anda yang berminat untuk membudidayakannya karena pada saat ini harga dari ulat hongkong terus meningkat.

Di beberapa daerah saja harga ulat ini dapat mencapai 100 ribu rupiah per kilonya.Sebenarnya cara ternak ulat hongkong tidaklah sulit jika Anda mengikuti beberapa tips berikut.

Pembibitan Ulat Hongkong

Breeding Ulat Hongkong
Breeding Ulat Hongkong

Tahapan pertama dari cara ternak ulat hongkong adalah pencarian dan pemilihan bibitnya. Untuk mencari bibit dari ulat hongkong ini sebenarnya tidak terlalu sulit.

Anda dapat membelinya di toko atau pasar hewan yang masih berupa ulat maupun sudah menjadi kumbang kecil. Untuk lebih jelasnya, proses pembibitan dapat Anda lakukan dengan cara berikut.

1. Pemilihan bibit ulat hongkong

Hal paling penting dalam beternak ulat hongkong adalah pemilihan bibit ulang hongkong yang unggul.

Langkah-langkahnya adalah menaruh para indukan ulat hongkong ke dalam wadah yang sudah disiapkan, kemudian pilihlah ulat yang memiliki panjang kurang lebih 2 sampai 3 cm dan berdiameter sekitar 3 mm.

Ulat yang memiliki ukuran pajang melebihi 3 cm, dapat diperkirakan akan berubah menjadi kepompong dalam waktu 7 hingga 10 hari.

2. Penyiapan wadah untuk bibit

Wadah yang digunakan untuk mengembangkan bibit tersebut dapat berupa toples. Anda perlu menambahkan oatmeal yang dilapiskan pada bagian bawah toples setebal 2,5 cm. Lapisan oatmeal inilah yang nantinya akan digunakan ulat hongkong dalam perkembangannya.

Pembesaran Ulat Hongkong       

Pembesaran Ulat Hongkong
Pembesaran Ulat Hongkong

Setelah bibit ulat hongkongsudah di seleksi dan dimasukan ke dalam toples, tahapan selanjutnya dari cara ternak ulat honkong ini adalah membesarkan dan merawatnya. Butuh ketelitian tinggi agar ulat yang dibudidayakan berkembang dengan baik. Untuk itu, berikut caranya.

1. Pemindahan kedalam media pembesaran

Untuk sekali pembudidayaan ulat hongkong ini, disarankan untuk menyiapkan ulat yang tadi sudah dipilih untuk dijadikan indukan kurang dari 2 kilogram dalam satu wadah atau sekitar 500 sampai 1000 ekor saja.

Pembatasan jumlah tersebut bertujuan agar perkembangan ulat lebih optimal sehingga semua ulat yang dikembangkan dapat berubah menjadi kepompong dalam ukuran besar.

2. Mengatur Suhu dalam ruangan

Agar ulat hongkong dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat, diperlukan suhu ruangan yang pas. Media yang digunakan untuk berkembang ini dapat di taruh dalam ruangan bersuhu hangat seperti kamar.

Selain suhunya yang pas, tingkat cahaya yang masuk juga dapat terjaga sehingga ternak ulat hongkong dapat memberi hasil maksimal.

Kandang untuk Ternak Ulat Hongkong

Kandang Budidaya
Kandang Budidaya

Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya dalam cara budidaya ulat hongkong adalah tempat atau kandang untuk membudidayakannya.

Untuk kandangnya, Anda dapat membuat kandang berupa sebuah wadah yang terbuat dari kayu, tripleks maupun kontainer plastik. Namun selain itu masih ada hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut.

1. Bentuk kandang ulat hongkong

Anda dapat membuat kandang berbentuk balok dengan tinggi kandang yang cukup rendah. Untuk ukuran kandang yang idealagar budidaya ulat hongkong berhasil yaitu memiliki pajang 60 cm, lebar 40 cm, serta tinggi 7 cm.

Setelah itu, pada setiap bagian tepi perlu dilapisi menggunakan plester atau lakban agar ulat di dalamnya tidak bisa keluar.

2. Susun wadah ulat hongkong pada rak

Anda perlu membuat rak dengan bahan bambu atau kayu untuk menyusun wadah tempat perkembangan ulat hongkong tersebut. Penyusunan kandang pada rak ditujukan untuk mempermudah dalam proses perawatan hingga pemanenan.

Pakan Ternak Ulat Hongkong

Pakan ulat Hongkong
Pakan ulat Hongkong

Dalam cara ternak ulat hongkong, hal yang juga sangat perlu diperhatikan adalah pakannya. Sebagai pakan yang mengandung sumber protein, tentunya diperlukan pakan yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi dari ulat hongkong tersebut.

Kebanyakan pakan yang baik untuk ulat hongkong adalah semacam sayuran hijau. Namun Anda juga dapat menambah pakan buatan agar perkembangannya lebih cepat. Maka dari itu, berikut beberapa makanan yang cocok untuk ulat hongkong.

1. Ampas tahu dan dedak

Anda dapat memberikan ampas tahu dan dedak sebagai makanan utama dari ulathongkong ini. Kandungan protein dalam ampas tahu serta dedak yang kaya akan karbohidrat akan membuat pertumbuhan ulat hongkong menjadi lebih cepat dan baik sehingga dapat melancarkan cara ternak ulat hongkong.

Pemberian pakan ini dapat dikakukan 3 kali dalam sehari dengan berat 100 gram setiap pemberian pakannya.

2. Sayuran hijau

Selain ampas tahu dan dedak, pemberian makanan alami berupa sayuran hijau seperti sawi dan dan daun selada juga diperlukan. Kandungan nutrisi yang ada pada sayuran hijau tersebut tentunya akan bagus untuk pertumbuhannya dalamternak ulat hongkong.

Anda cukup memberi satu lembar dan sawi atau selada satu hari sekali pada setiap wadah berkembangnya ulat hongkong.

3. Buah buahan

Selain sayuran hijau, Anda juga dapat memberikan buah-buahan seperti pepaya, labu dan apel sebagai pakan alaminya. Buah buahan tersebut juga mengandung banyak nutrisi serta serat yang sangat baik untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan dari ulat hongkong.

4. Vour pakan ayam

Agar dalam ternak ulat hongkong dapat memberikan hasil yang maksimal, Anda dapat menambahkan vour pakan ayam sebagai nutrisi tambahan.

Pemberian vour pakan ayam ini nantinya akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ulat hongkong. Pemberian pakan ini dapat Anda lakukan setiap dua hari sekali agar mendapat hasil yang maksimal.

Panen Ulat Hongkong

Cara Panen
Cara Panen

Setelah semua perawatan dilakukan, tibalah tahapan terakhir dari cara memelihara ulat hongkong yaitu pemanenan. Untuk tahapan panen ini terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan sebagai berikut.

1. Pemisahan kepompong hasil budidaya

Setelah berada dalam masa perawatan kurang lebih selama satu minggu, biasanya ulat hongkong sudah siap menjadi kepompong.

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memisahkan calon indukan tersebut kedalam wadah berupa toples. Toples inilah yang nantinya akan digunakan sebagai tempat berkembang biak.

2. Proses ulat hongkong bertelur

Setelah 10 hari kempompong tersebut akan berubah bentuk dan menjadi kumbang. Ketika itu, segeralah Anda menyiapkan toples lain yang nantinya digunakan oleh kumbang ini untuk tempat bertelur.

3. Penetasan telur ulat hongkong

Setelah kumbang dalam toples tadi bertelur, Anda perlu memisahkan kumbang tersebut dengan telur-telurnya. Dalam waktu kurang lebih 10 hari biasanya telur-telur ini sudah bisa menetas. Dengan ini sudah dapat dikatakan bahwa cara ternak ulat hongkong yang Anda lakukan berhasil.

Pakan reptile
Pakan reptile

Itulah beberapa tahapan dan cara ternak ulat hongkong. Dengan ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukannya, ternak ulat hongkong ini akan memberi hasil maksimal dan tentunya keuntungan yang maksimal.

 

Leave a Reply