Cara Menanam Terong Dalam Pot Atau Polybag, Panduan Lengkap !!

Cara Menanam Terong | Bagi Anda pecinta tanaman yang satu ini maka harus benar-benar memperhatikan artikel kali ini dengan baik. Karena artikel ini membahas terkait dengan cara untuk menanam tanaman terong.

Tentunya dalam pembahasan ini terkait oleh beberapa hal yaitu : “pengenalan tanaman terong, tahap penanaman yang baik, pemilihan bibit yang baik serta cara untuk budidaya tanaman terong ini dengan baik”.  Untuk itulah langsung saja simak penjelasan tersebut dengan baik.

Mengenal Tanaman Terong

Terong (dalam bahasa Jawa) atau Terung merupakan tanaman yang berjenis sayuran yang berasal dari India dan Sri Lanka.  Sayuran terong ini sering ditanaman secara tahunan. adapun ciri-ciri dari tanaman terong ini yaitu :

mengenal buah terong

  • Terong tumbuh dengan tinggi 40-150 cm (empat puluh sampai seratus lima puluh centi meter).
  • Terong memiliki daun yang besar dengan ukuran panjangnya sekitar 10-20 cm (sepuluh sampai dua puluh centi meter) dan lebarnya sekitar 5-10 cm (lima sampai sepuluh centi meter).
  • Mempunyai warna bunga putih dan ungu, mahkotanya sekitar lima lobus dan benag sarinya berwarna kuning.
  • Buah terong ini berwarna putih, hijau dan ungu.

Masih banyak ciri-ciri dari tanaman terong ini, namun pembahasan selanjutnya Anda akan diajak untuk mengenal terkait dengan pemilihan bibit yang baik itu seperti apa ? langsung aja simak penjelasan di bawah ini :

Pemilihan Bibit Tanaman Terong yang Bagus

Sebelum menanam terong, Anda harus mengenal bibit terong yang harus di tanam itu seperti apa ? dan bagaimana bibit yang baik itu di pilih untuk di tanam ?

cara budidaya terong

1. Memilih Bibit Terong yang Segar dan Tegak

Bibit terong yang baik yaitu yang masih segar dan juga tegak, karena jika idak begitu maka bibit terong akan layu atau tidak bugar lagi, sehingga untuk di tanam tidak akan tumbuh baik dan bisa-bisa akan mati sebelum tumbuhan terong tumbuh dengan besar.

2. Memilih Bibit Terong dengan Daun yang Lebar

Tahap kedua, yaitu dengan memilih bibit terong dengan daun yang sangat lebar. Karena daun yang lebar itu menandakan bahwa bibit tersebut sangatlah sehat. Sehingga akan menghasilkan terong-terong yang berkualitas bagus dengan ciri terong yang besar dan juga kuat.

3. Memilih Bibit Terong Tentunya yang Paling Unggul

Pemilihan bibit yang paling unggul adalah idaman semua pecinta tanaman terong. Karena bibit yang unggul pastinya akan menghasilkan kualitas terong yang baik tentunya.

Bagaimana cara memilih bibit terong yang unggul ? karena pedagang bibit-bibit di pasaran tentunya akan mengatakan bahwa semua bibit yang di jualnya itu merupakan bibit yang unggul.

Untuk itulah, Anda harus jeli-jeli dalam memilih bibit terong yang unggul. Bibit terong yang unggul ini memiliki ciri khas yaitu terlihat dari bentuk batang dan juga daunnya, maka sebelum menanam terong Anda harus teliti dalam memilih bibit terong yang berkualitas ini.

Ketiga pemilihan bibit terong di atas harus Anda tanamkan dengan baik-baik, sehingga bibit terong yang akan di tanam nantinya akan tumbuh dengan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan begitu simak penjelasan di bawah ini terkait dengan cara untuk menanam tumbuhan terong dengan baik dan benar.

Cara Menanam Tanaman Terong dengan Baik

Setelah mengetahui apa itu tanaman terong dan juga bagaimana cara pemilihan bibit yang baik itu ? maka kali ini langsung di ajarkan terkait dengan cara untuk menanam tanaman terong dengan baik, maka dari itu simak di bawah ini :

Cara Menanam Tanaman Terong

1. Menyiapkan Bibit Terong dengan Pilihan yang Berkualitas dan Unggul 

Pilihlah bibit-bibit yang unggul dan berkualitas terlebih dahulu. Benih-benih berkualitas tersebut dapat Anda peroleh di toko-toko khusus penjual bibit atau juga bisa langsung ke petani penanam terong.

Bibit yang mereka jual biasanya dapat berupa benih atau biji. Yang harus Anda perhatikan dalam memilih benih yang unggul tersebut yaitu perhatikan beberapa hal berikut ini :

  • Anda harus memperhatikan kualitas benih tersebut dengan ciri benih yang bersih dan juga masih mengkilat.
  • Yang kedua yaitu benih tersebut sudah harus melewati proses istirahat yang cukup.
  • Kemudian, perhatikan kadar air yang ada dalam benih tersebut, sudah cukup apa tidak.
  • Lalu, perhatikan juga terhadap ukuran, bentuk, dan juga warna benih yang seragam atau tidak berbeda-beda.
  • Dan yang paling penting yaitu dengan daya tumbuh yang sangat cepat dan tidak tercampur dengan benih-benih yang lainnya

2. Menyiapkan Media untuk Proses Menanam

Langkah ini sangatlah penting dalam proses menanam terong, karena jika proses ini dilakukan tidak tepat maka akan berakibat terhadap proses tumbuhnya terong tersebut. Maka dari itu pilihlah beberapa hal berikut ini :

  • Memilih Tekstur tanah yang gembur dan kaya akan zat organik.
  • Tambahkan dengan campuran padi sekam “sisa padi yang sudah di giling menjadi beras atau ampas padi”.
  • Jika ingin menanam dalam pot, maka siapkan pot berupa polybag yang berukuran sesuai dengan keinginan Anda kecuali jangan yang terlalu kecil sebab akan mengakibatkan terong tumbuh tidak sempurna.
  • Jika ingin menanam langsung di tanah tanpa adanya perantaran pot atau polybag, maka langsung saja siapkan bebarapa alat seperti cangkul atau cetok dan tentunya pilih tanah yang gembur.
  • Kemudian, beri air secukupnya untuk awal dalam penyiraman benih-benih yang di tanam.

3. Penyemaian Terong dalam Pot atau Polybag atau Tanah

terong di polybag

Tahap selanjutnya yaitu penyemaian, yang artinya saat Anda sudah menyiapkan dengan memilih bibit terong maka dari itu langsung dilakukan proses penyemaian yang dilakukan sebagai berikut :

  • Pertama, mencampurkan antara padi sekam dan juga tanah menjadi satu yang di aduk hingga tercampur rata.
  • Jika Anda menggunakan pot atau polybag, maka langsung masukkan dalam pot tersebut. Sedangkan, jika Anda menggunakan tanah langsung maka di atasnya taburi dengan campuran padi sekam tersebut sebagi kompos atau pupuk tanaman terong tersebut.
  • Kemudian, masukkan benih tanaman terong tersebut dalam polybag atau tanah langsung.
  • Padatkan tanaman tersebut dengan menepuk-nepuk tanah dengan campuran padi sekam tersebut sehingga benih tanaman terong tertutup.
  • Lalu sirami dengan percikan air secukupnya dan taruh di bawah teriknya matahari secara langsung, supaya dapat cepat tumbuh berkecambah dengan baik.
  • Jika sudah besar tumbuhan terong yang ada dalam polybag bisa langsung Anda pindahkan ke tanah langsung tanpa mediasi maupun ke dalam polybag yang sangat besar supaya tumbuh semakin besar dan sehat.

4. Pemanenan Tanaman Terong

Pemanenan Tanaman Terong

Proses yang ini merupakan proses yang di tunggu-tunggu. Tanaman terong ini bisa tumbuh dengan subur dan baik itu dapat dilihat dari kualitas buah yang dihasilkannya.

Terong yang sudah siap panen yaitu terong yang sudah berusia 3-4 bulanan. Itulah beberapa hal terkait dalam cara untuk menanam terong, semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply