Pupuk Kotoran Ayam

Bagaimana Cara Membuat Pupuk Kandang Sederhana? Simak Info Berikut !

Cara Membuat Pupuk Kandang | Cara membuat pupuk kandang biasanya dari olahan kotoran hewan ternak. Pupuk ternak biasanya digunakan untuk menyuburkan tanah di lahan pertanian dan memperbaiki struktur tanah.

Pupuk kandang merupakan pupuk jenis organik sama halnya dengan pupuk kompos atau pupuk hijau. Kandungan dalam pupuk juga tergantung dari sumber bahan baku kotoran hewan yang digunakan.

Contoh kandungan zat yang terkandung di dalam pupuk ini yaitu nitrogen, magnesium,  kalsium,fosfor dan kalium. Pupuk kandang juga bermanfaat untuk mempertahankan struktur tanah sehingga akar dapat tumbuh dengan baik.

Pupuk Kandang
Pupuk Kandang

Inilah Cara Sederhana Membuat Pupuk Kandang

Cara membuat pupuk kandang bisa tergantung dari jenis hewan ternak apa yang digunakan, bisa menggunakan kotoran sapi, kambing, dan kuda. Terdapat dua cara membuat pupuk kandang secara alami, yaitu sebagai berikut.

1. Cara Membuat Pupuk Kandang Secara Terbuka

Dikatakan terbuka karena cara membuat pupuk kandang dilakukan secara terbuka, yaitu dengan menimbun kotoran hewan misalnya kambing di tempat yang terbuka.

Membuat Pupuk Kandang Secara Terbuka
Membuat Pupuk Kandang Secara Terbuka

Hal ini dikarenakan agar kotoran tersebut mengalami proses dekomposisi atau penguraian oleh mikroorganisme yang berlangsung di udara bebas. Proses dekomposisi akan lebih cepat jika menggunakan cara ini.

tetapi cara ini juga bisa membuat lingkungan tercemar. Langkah-langkah membuat pupuk kandang secara alami di tempat terbuka yakni sebagai berikut:

  • Kotoran hewan dijemur di bawah sinar matahari selama dua hari agar kadar airnya berkurang.
  • Setelah dijemur, pindahkan kotoran hewan ke tempat yang beratap tanpa dinding agar sirkulasi udara tetap lancar. Biarkan selama dua minggu. Usahakan tempat penimbunan ini lebih tinggi daripada tanah di sekitarnya, agar ketika hujan timbunan kotoran hewan tersebut tidak tergenang.
  • Setelah dua bulan, kotoran hewan tersebut telah menjadi pupuk kandang yang siap digunakan.

2. Cara Membuat Pupuk Kandang Secara Tertutup

Membuat Pupuk Kandang Secara Tertutup
Membuat Pupuk Kandang Secara Tertutup

Cara membuat pupuk kandang secara alami dari kotoran hewan ternak yaitu dengan cara tertutup dilakukan dengan menimbunkan kotoran hewan ternak tersebut di dalam lubang yang diberi atap.

Keunggulan pembuatan pupuk kandang menggunakan cara ini adalah kotoran hewan ternak tersebut tidak menyebar ke mana-mana.Tetapi prosesnya memang lebih lama, dan pupuk kandang yang dihasilkan tidak terlalu kering.

Langkah-langkah proses pembuatan pupuk kandang secara tertutup yaitu dengan cara sebagai berikut:

  • Buatlah lubang di tanah dengan ukuran sesuai jumlah kotoran hewan ternak yang akan diproses. Akan lebih baik jika dinding lubang dilapisi dengan semen untuk mencegah rembesan air dari luar lubang. Dasar lubang dibiarkan apa adanya agar air yang masih terdapat pada kotoran hewan bisa meresap ke dalam tanah.
  • Masukkan kotoran hewan ternakkedalam lubang dan jangan sampai penuh.
  • Untuk mencegah proses pengerasan, taburkan kapur pertanian secara tipis merata ke atas permukaan kotoran hewan tersebut, kemudian timbun dengan tanah.
  • Biarkan selama 3 sampai 4 bulan sampai kotoran hewan ternak tersebutterdekomposisi  secara sempurna menjadi pupuk yang siap digunakan.
Membuat Pupuk Kandang
Membuat Pupuk Kandang

Pupuk kandang memiliki sifat alami yang kandungan unsur mikro maupun makronya dapat menambah kapasitas tukar kation, serta mampu menahan air dan memperbaiki struktur tanah.

Kebanyakan pupuk kandang yaitu berupa feses yang dikeluarkan oleh hewan ternak. Cara membuat pupuk kandang dan mengetahui kualitas nutrisi yang dimiliki pupuk kandang tergantung dari jenis hewan ternak dan makanan yang dimakan oleh hewan ternak tersebut.

Tumpukan kotoran hewan dapat menghasilkan panas selama proses dekomposisi. Oleh sebab itu, jika tumpukan kotoran tersebut ditumpuk dalam tumpukan yang besar bisa terbakar secara spontan.

Kandungan dan Ciri-ciri Pupuk Kandang

Ciri-Ciri Pupuk Kandang
Ciri-Ciri Pupuk Kandang

Komposisi zat hara yang ada dalam pupuk kandang biasanya terdiri dari campuran 0,40% N, 0,20% P2O5 dan 0,10% K20. Pupuk kandang dikatakan sudah siap digunakan jika sudah terjadi penguraian oleh mikroba.

Cara membuat pupuk kandang menggunakan panas matahari secara alami. Biasanya pupuk kandang diberikan sebagai pupuk dasar dengan cara menebarkannya secara merata ke seluruh lahan atau tanah yang akan ditanami.

Berbeda dengan tanaman yang ada dalam pot, maka pupuk kandang pun bisa Anda berikan sekitar sepertiga dari media tanaman pot.

Salah satu ciri dari pupuk kandang ini sebetulnya adalah memiliki warna coklat kehitaman.Terlihat cukup kering bahkan dan juga tidak memiliki bau yang menyengat.

Jika Anda mempunyai hewan ternak seperti kambing, sapi atau ayam, Anda bisa lebih mudah membuat sendiri pupuk kandang tersebut.

Jenis-jenis Pupuk Kandang

1. Kotoran Kambing

Kotoran Kambing
Kotoran Kambing

Jika Anda memiliki hewan ternak kambing yang banyak, maka tidak ada salahnya untuk memanfaatkan kotoran kambing tersebut menjadi pupuk kandang.

Kotoran kambing atau biasa disebut dengan Kohe memiliki bentuk bulat-bulat hitam. Ciri-ciri Kohe yang sudah bisa dimanfaatkan sebagai pupuk yakni kering, dingin serta biasanya sudah tidak memiliki bau yang menyengat atau tidak sedap.

Pupuk kandang dari kotoran kambing ini biasanya digunakan untuk merangsang pertumbuhan bunga ataupun buah sehingga hasilnya lebih maksimal.

Cara membuat pupuk kandang dari kotoran kambing juga sangat mudah, sama seperti pembuatan pupuk yang telah dijelaskan diawal. Yang terpenting, jangan gunakan kohe yang masih baru atau fresh karena tidak baik bagi tanaman.

2. Kotoran Sapi

 

Kotoran Sapi
Kotoran Sapi

Bahan kotoran sapi merupakan salah satu pilihan yang terbaik untuk dijadikan sebagai pupuk kandang hewan ternak. Kotoran ternak ini memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga cocok bagi tanaman.

Cara membuat pupuk kandang menggunakan kotoran sapi juga cukup mudah seperti yang dijelaskan diatas.

3. Kotoran ayam

Selanjutnya selain kotoran sapi dan kambing, kotoran ayam juga bisa dijadikan pupuk kandang untuk menyuburkan tanaman Anda.

Biasanya kotoran ayam ini digunakan oleh para petani sayur-sayuran pasalnya memiliki reaksi yang cepat pada pertumbuhan tanaman seperti sayuran yang memiliki siklus pendek.

Pupuk Kotoran Ayam
Pupuk Kotoran Ayam

Bahkan, pupuk kandang dari kotoran ayam ini memiliki zat hara Nitrogen yang cukup tinggi dibandingkan pupuk kandang lainnya.

Cara membuat pupuk kandang dari kotoran ayam juga sangat mudah. Umumnya kotoran ayam diambil dalam bentuk sekam padi yang biasa digunakan sebagai alas dalam peternakan ayam potong.

Sekam yang telah tercampur dengan kotoran ayam inilah yang digunakan sebagai pupuk kandang. Akan tetapi, penggunaan pupuk dari kotoran ayam memiliki kekurangan.

Apabila penggunaannya secara berlebihan, pupuk ini cukup rentan membawa bakteri jenis salmonella. Maka dari itu, sebaiknya bagi para petani sayur-sayuran yang menggunakan kotoran ayam agar lebih berhati-hati lagi dan gunakanlah sesuai kebutuhan.

Menebar Pupuk Kandang
Menebar Pupuk Kandang

Membuat pupuk kandang sendiri bisa membuat Anda lebih berhemat dan juga bisa melakukan daur ulang sehingga kotoran hewan tersebut lebih bermanfaat.

Membuat pupuk kandang untuk sebuah lahan pertanian tentu membutuhkan kotoran hewan yang sangat banyak. Memang proses pembuatannya pun bisa memakan waktu berbulan-bulan lamanya.

Cara membuat pupuk kandang memang mudah hanya menunggu proses alam. Ketika musim panas maka kotoran hewan tersebut bisa cepat kering. Tetapi ketika musim hujan maka waktu yang dibutuhkan semakin lama.

Leave a Reply