Pupuk Penyubur Tanaman Cabai

Jenis Pupuk Penyubur Tanaman Cabai yang Perlu Diketahui Petani

Pupuk Penyubur Tanaman Cabai | Pupuk memiliki peran penting dalam membantu tumbuh kembang tanaman karena memiliki kandungan unsur hara dan nutrisi yang dibutuhkan sehingga dapat merangsang pertumbuhan pada tanaman.

Pada tanaman cabai pupuk juga bertanggungjawab menjaga daya tahannyaterhadap serangan organisme dan kekebalannya terhadap hama, belum lagi penyakit tanaman cabai yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.

Tanaman Cabe
Tanaman Cabe

Oleh karena itu, dibutuhkan pupuk yang bagus dan sesuai untuk tanaman cabai. Masing-masing jenis pupuk memiliki kandungan unsur hara yang berbeda, dan setiap jenisnya memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda pula.

Beberapa jenis unsur hara berperan secara langsung untuk menjaganya dari penyakit layu seperti fusarium dan layu bakteri. Tentu saja jika terdapat kesalahan dalam memilih pupuk akan mengakibatkan kerusakan pada tanaman cabai.

Simak artikel berikut untuk mengetahui Pupuk penyubur tanaman cabai yang dapat Anda gunakan.

Pupuk Untuk Cabe
Pupuk Untuk Cabe

Macam-macam Pupuk Penyubur Tanaman dan Kegunaannya

Terdapat lebih dari satu jenis pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman cabai,didalamnya terdapat pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik maupun yang buatan pabrik, dan masing-masing pupuk punya kegunaan dan cara pakai yang berbeda.

1. Plant Growth Promoting Rhizobakteri

Plant Growth Promoting Rhizobakteri untuk Akar
Plant Growth Promoting Rhizobakteri untuk Akar

Merupakan bakteri perangsang pertumbuhan yang bekerja pada bagian akar pohon cabai.

Bakteri ini memiliki manfaat untuk menekan pertumbuhan penyakit pada akar yang dapat mengakibatkan tanaman layu, serta meningkatkan pertumbuhan cendawan dan bakteri baik yang membantu tanaman melawan hama dan parasit.

Kegunaan lainnya yaitu meningkatkan penyerapan nitrogen pada tanah dan mencegah penuaan pada tanaman.

PGPR dapat diberikan pada semua usia pertumbuhan,penggunaannya sendiri dapat disemprotkan dilahan sebelum penanaman bibit cabai dilakukan dan dikocorkan pada akar setelah dilakukan penanaman.

2. Pupuk Kandang

Pupuk Kandang
Pupuk Kandang

Pupuk kandang merupakan pupuk penyubur tanaman cabaiyang paling sering digunakan oleh petani, dikarenakan pupuk ini mudah didapatkan dari kotoran hewan ternak dan terbukti ampuh dalam menyuburkan tanaman.

Penggunaan pupuk penyubur tanaman cabai ini dapat dilakukan pada masa penyemaian.

Sebelum digunakan ada baiknya pupuk kandang sudah melalui proses fermentasi terlebih dahulu sehingga tidak ditumbuhi jamur atau menimbulkan penyakit pada tanaman.

Proses fermentasi pupuk kandang dapat dilakukan menggunakan cairan Em4.

3. Phospate

Phospate
Phospate

Pupuk penyubur tanaman cabai jenis ini merupakan nutrient anorganik tunggal dengan rumus kimia Ca(H2PO4), yang biasanya di manfaatkan untuk memperbaiki unsur hara tanah.

Beberapa kegunaan dari phospate yaitu untuk merangsang pertumbuhan akar pada tanaman supaya tumbuh dengan lebat dan sehat. Selain itu, nutrient ini juga memperkuat batang dan mempercepat pertumbuhan bunga pada tanaman serta meningkatkan daya tahannya terhadap hama ataupun penyakit.

4. Pupuk Daun

Pupuk Daun
Pupuk Daun

Berbeda dengan pupuk lain yang diaplikasikan pada tanah, Pupuk penyubur tanaman cabai yang satu ini diaplikasikan pada daun. Daun memiliki bagian yang dinamakan stomata atau mulut daun, mulut daun berfungsi sebagai tempat terjadinya proses respirasi oleh tanaman.

Stomata ini membuka dan menutup secara mekanis yang diatur oleh tekanan yang disebut dengan tugor dan salah satu yang banyak mempengaruhi tekanan tugor adalah banyaknya air yang terbuang lewat penguapan daun.

Maka dapat disimpulkan jika disemprotkan pupuk daun, bagian tadi tidak hanya menyerap air tapi sekaligus zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tanaman bagi pertumbuhannya.

Untuk penyemprotannya dapat dilakukan 7-10 kali sehari keseluruh bagian tanaman dan sesuai dosis.

5. Pupuk Kompos

Kompos
Kompos

Kompos biasanya terbuat dari bahan-bahan organik sehingga cocok untuk segala jenis tanaman termasuk cabai. Seperti yang diketahui bahwa pupuk kompos memiliki kemampuan yang baik dalam memperbaiki struktur tanah dan memiliki banyak unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Manfaat dari  penggunaan pupuk penyubur tanaman cabaiini yaitu untuk merangsang pertumbuhan pada daun sehingga proses fotosintesis pada tanaman bisadidapat secara merata.

Sedangkan manfaat lainnya pada tanah dapat melancarkan absorbsi air dan menjaga kelembapannya.

6. Pupuk Urea

Urea
Urea

Pupuk penyubur tanaman cabai ini bertekstur agak kasar berbentuk butiran kristal kecil. Urea ini biasanya digunakan bersamaan saat penyiraman ataupun setelahnya, karena sifatnya yang mudah terlarut dalam air sehingga cepat meresap kedalam tanah.

Pupuk ini kandungan utamanya adalah Nitrogen, dimana nitrogen sendiri merupakan senyawa yang sangat dibutuhkan untuk proses pertumbuhan tanaman dan membantunya metabolismenya.

7. Pupuk KCL

Pupuk KCL
Pupuk KCL

Biasanya digunakan sebagai pupuk dasar bersama penggunaan pupuk urea atau pupuk lain yang memiliki kandungan nitrogen dan bisa juga digunakan bersama phospate.

KCL sendiri kandungan utamanya adalah kalium yang dapat membuat tanaman lebih kebal terhadap penyakit dan serangan hama. Kandungan kalium ini juga berfungsi meningkatkan produksi buah pada tanaman cabai.

Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan yang berlebihan malah bersifat merusak tanah yang juga berakibat pada tanaman.

8. Pupuk Kalsium

Pupuk Kalsium
Pupuk Kalsium

Tanaman cabai yang tidak mendapat cukup kalsium akan mudah layu, maka dari itu kalsium termasuk unsur hara yang wajib diberikan pada cabai.

Kalsium dapat diberikan melalui pupuk, pengaplikasiannya sendiri bisa dikocorkan pada akar tanaman maupun melalui penyemprotan pada daun.

Kegunaan kalsium bagi tanaman yaitu memperkokoh batang tanaman danmemperbaiki imunitasnya sehingga tidak mudah terserang penyakit.

9. Pupuk ZPT Atonik

Pupuk ZPT Atonik
Pupuk ZPT Atonik

Pupuk penyubur tanaman cabai ini berupa zat perangsang tumbuh dan bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko-toko pertanian.

Manfaat penggunaan zat ini adalah untuk mempercepat proses tumbuhnya akar dan daun pada tanaman yang baru ditanam. Kemudian zat ini mampu meningkatkan daya serap tanaman terhadap unsur hara alami maupun tambahan.

10. Pupuk Phonska Cair

Pupuk Phonska Cair
Pupuk Phonska Cair

Para petani cabai sudah banyak yang menggunakan pupuk cair ini pada tanaman mereka, sebab penggunaan pupuk phonska cair memang sudah terbukti dapat merangsang pertumbuhan akar dan batang.

Selain itu pertumbuhan bunga pada cabai juga lebih cepat dan menghasilkan buah cabai secara produktif.

Pupuk penyubur tanaman cabai ini juga punya kegunaan lain yaitu pada tanaman yang pernah terserang oleh hama atau penyakit, sehingga dapat beregenerasi dan dapat mencegah penyakit tersebut untuk timbul kembali.

Untuk penggunaannya cukup diencerkan kemudian disiramkan pada bagian akar cabai. Penyiraman ini bisa dilakukan pada masa pertumbuhan awal saat sudah dipindahkan ke bedengan. Pupuk cair ini juga cocok digunakan saat musim penghujan.

11. Pupuk Amonium Sulfat

Pupuk Amonium Sulfat
Pupuk Amonium Sulfat

Pupuk penyubur tanaman cabai berikut dapat menambah zat hara yang berguna bagi tanah dan pertumbuhan cabai seperti nitrogen dan sulfat.

Manfaatnya sendiri adalah mendapatkan hasil buah cabai dengan warna yang bagus, meningkatkan produktivitas dan kualitas buah, dan pastinya menjaga kekebalan tanaman terhadap penyakit.

Jika Anda ingin menggunakan pupuk anorganik jenis ini maka disarankan untuk tidak menggunakannya pada tanaman yang masih berusia muda.

Melakukan kegiatan bertani cabai memang menguntungkan namun juga harus dibekali pengetahuan dan juga pemilihan pupuk yang baik. Karena pemberian pupuk penyubur tanaman cabai secara tepat dapat membuat tanaman menjadi sehat dan menghasilkan panen yang memuaskan.

Leave a Reply