arang sekam bakar

Cara Membuat Arang Sekam Bakar dengan Praktis Untuk Media Tanam

Arang sekam bakar merupakan salah satu bagian media tanam yang baik digunakan untuk sebagian besar jenis tanaman. Sekam bakar bisa digunakan sebagai media tanam dengan dicampur tanah maupun sebagai media tanam secara hidroponik. Cara pembuatan sekam bakar juga tergolong unik yaitu menggunakan teknik pembakaran dengan tidak sempurna.

Kegunaan Arang Sekam Bakar Sebagai Media Tanam

Arang sekam bakar memiliki banyak manfaat. Sekam bakar bermanfaat sebagai campuran media tanah, yaitu berperan memperbaiki tekstur tanah menjadi lebih gembur. Tanah yang gembur dapat digunakan sebagai tempat berkembang biak mikroorganisme yang baik sehingga membuat tanah menjadi semakin subur.

Cara Membuat Arang Sekam Bakar
Cara Membuat Arang Sekam Bakar

Selain itu sekam bakar berguna dalam memperbaiki daya serap tanah sehingga penyerapan nutrisi unsur hara yang diperlukan tanaman berlangsung dengan optimal. Proses pembakaran juga membuat sekam bakar memiliki kandungan karbon dan bersifat higienis. Zat karbon pada sekam dapat meminimalisir timbulnya mikroba pengganggu tanaman.

Kandungan karbon pada sekam mengandung unsur hara bagi tanaman sehingga sekam bakar dapat digunakan untuk campuran pupuk organik. Tingkat keasaman sekam bakar bersifat netral dengan pH kira—kira 6-7, menjadikan sekam bakar cocok untuk media tanam bagi sebagian besar jenis tanaman.

Cara Membuat Arang Sekam Bakar Sendiri dengan Mudah

Arang sekam bakar dapat dibuat sendiri dengan mudah. Modal yang dikeluarkan juga tidak banyak. Anda dapat memanfaatkan berbagai barang bekas yang sudah tidak dipakai. Berikut tahapan membuat sekam bakar yang dapat dipraktekkan dengan mudah.

Sekam yang Siap Bakar
Sekam yang Siap Bakar

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Benda utama yang digunakan untuk membuat arang sekam bakar yaitu sebuah silinder seng dan selembar seng. Silinder seng yang dibutuhkan yaitu silinder dengan volume kurang dari 20 liter. Bisa juga menggunakan silinder dengan bahan besi atau logam lain dengan ukuran yang sama.

Adapun lembaran seng yang dibutuhkan adalah lembaran seng dengan ukuran kira-kira 100 cm x 15 cm. Alat lain yang digunakan yaitu korek api, sekop, gembor, karung kering, paku, palu serta kawat atau alat las bila ada. Bahan yang diperlukan yaitu sekam, air, kayu bakar, kertas kering bekas, sabut kelapa, tempurung kelapa serta oli bekas.

2. Memilih Lahan atau Tempat untuk Melakukan Pembakaran

Konsekuensi dalam membuat sekam bakar yaitu menghasilkan asap yang banyak serta tebal. Anda perlu memilih tempat pembakaran yang jauh dari kompleks rumah warga atau pemukiman.

Pilih juga tempat pembakaran dengan dasar atau alas yang memiliki ketahanan panas. Bila tidak ada, bisa menggunakan seng sebagai dasar tempat dilakukan pembakaran. Bila benar-benar tidak ada, lahan dengan alas tanah juga dapat digunakan sebagai pilihan.

3. Membuat Tong Silinder Pembakaran

Alat pembakaran arang sekam bakar dibuat dari sebuah silinder logam serta selembar seng. Langkah pertama yaitu buat tong silinder sehingga berbentuk silinder dengan alas tanpa tutup. Jadi silinder hanya memiliki satu bagian dasar dengan sisi dasar yang lain terbuka. Kemudian beri lubang pada dasar silinder berbentuk lingkaran dengan diameter 10 cm.

Lubang dibuat di tengah dasar silinder. Setelah itu di bagian selimut atau tepi silinder, buatlah lubang-lubang kecil kira-kira berukuran sekitar 0,5 cm menggunakan paku. Antar lubang kecil pada selimut silinder berjarak 3 cm.

4. Membuat Cerobong Silinder

Membuat Cerobong Silinder Sekam Bakar
Membuat Cerobong Silinder Sekam Bakar

Langkah selanjutnya yaitu membuat pipa seng menggunakan lembaran seng ukuran 100 cm x 15 cm. lembaran seng tersebut dibuat pipa dengan ukuran diameter 10 cm, sesuai dengan ukuran lubang yang telah dibuat di dasar silinder sebelumnya.

Setelah itu satukan pipa seng pada silinder logam tadi. Penyatuan silinder dan pipa bisa menggunakan kawat atau paku maupun bisa juga disatukan dengan cara dilas. Satukan pipa seng dengan silinder seng dengan posisi tegak dan kokoh supaya tidak jatuh ketika pembakaran.

5. Menyalakan Api

Menyalakan Api Sekam Bakar
Menyalakan Api Sekam Bakar

Api yang dibutuhkan untuk membakar sekam kurang lebih seperti api unggun. Api bisa dibuat dengan kayu bakar, kertas, daun kering maupun tempurung kelapa. Tempurung dan sabut kelapa membuat nyala api lebih awet.

Gunakan juga oli bekas untuk memicu pembakaran. Buat api unggun seukuran silinder yang telah dibuat sebelumnya. Setelah api menyala, tutup api dengan tabung silinder. Posisi tabung silinder pada api unggun yaitu cerobong pipa seng menghadap atas dengan api unggun berada di dalam tabung silinder.

6. Membuat Gundukan Sekam

Membuat Gundukan Sekam Untuk Pembakaran
Membuat Gundukan Sekam Untuk Pembakaran

Langkah selanjutnya dalam membuat arang sekam bakar yaitu timbun sekeliling silinder seng menggunakan sekam. Sekam disusun menggunung menutupi silinder seng kira-kira setinggi 1 meter. Pipa pembakaran ada di tengah-tengah gundukan sekam dan dalam posisi tegak.

7. Membakar Sekam sampai Merata

Membakar Sekam sampai Merata
Membakar Sekam sampai Merata

Apabila pembakaran sudah berlangsung 20 – 30 menit, maka sekam padi yang ada di puncak timbunan biasanya sudah menghitam. Bila sekam menghitam, berarti sekam sudah menjadi arang sekam bakar.

Bila sudah begitu sekam yang masih berwarna cokelat dinaikkan ke atas tumpukan menggunakan sekop. Begitu terus dilakukan berulang-ulang hingga semua sekam sudah rata menghitam.

8. Menyiram dengan Air

Setelah semua sekam sudah menjadi hitam merata dengan struktur sekam yang masih baik (belum menjadi abu), langkah selanjutnya yaitu siram arang sekam bakar dengan air.

Cara penyiraman yang paling baik yaitu dilakukan dengan cara penyemprotan merata. Lakukan penyiraman sekam dengan menggunakan gembor.

9. Mengeringkan Sekam

Setelah sekam selesai disiram, tunggu hingga suhu sekam menurun. Kemudian timbunan sekam bakar dapat dibongkar menggunakan sekop dan dijemur. Jemur sekam bakar di tempat yang lapang hingga sekam benar-benar kering. Sekam bakar yang sudah kering ditempatkan di dalam karung kering.

Simpan arang sekam bakar pada ruang yang kering pula. Hindari penyimpanan karung sekam dalam kondisi bertumpuk dengan barang berat lainnya supaya sekam tidak hancur.

hasil sekam bakar
hasil sekam bakar

10. Cara Lain untuk Membakar Sekam

Cara yang telah disebutkan sebelumnya dilakukan untuk membuat sekam bakar dengan kuantitas banyak. Bila hanya membutuhkan sekam bakar dalam jumlah sedikit, Anda dapat membuat sekam bakar menggunakan teknik sangrai. Teknik sangrai tidak menghasilkan asap yang tebal. Alat yang dibutuhkan cukup mudah ditemui yaitu wajan bekas atau lembaran seng sebagai pengganti wajan, tungku serta kayu bakar.

Caranya pun cukup mudah, yaitu sangrai sekam di atas wajan dengan tungku yang menyala. Saat disangrai sekam harus sering dibolak-balik menggunakan pengaduk supaya menghasilkan arang sekam yang merata. Waktu yang diperlukan untuk menyangrai bergantung pada jenis dan ukuran wajan yang digunakan.

Kurang lebih selama 5 hingga 10 menit sekam sudah berwarna hitam merata. Kemudian dinginkan sekam yang sudah disangrai. Langkah terakhir yaitu simpan sekam yang sudah dingin di karung yang kering.

Demikian penjelasan mengenai manfaat serta cara membuat arang sekam bakar. Semoga bisa membantu Anda untuk menyiapkan media tanam yang baik untuk tanaman Anda. Selamat mencoba!

Leave a Reply