cara stek durian yang benar

Cara Stek Durian Agar Cepat Berbuah, Tidak Perlu Nunggu Lama !!

Cara Stek Durian | Buah durian merupakan buah tropis yang digemari sebagian orang hingga membuatnya dijuluki sebagai raja buah. Dibalik duri dan baunya yang menyengat, buah ini mempunyai tekstur lembut dan rasa manis yang khas sehingga membuat ketagihan saat sudah memakannya.

Potensi dari raja buah ini membuat para petani tertarik untuk menanamnya, namun karena pertumbuhan durian memakan waktu yang lama maka pengembangbiakan dengan cara stek durian dilakukan oleh sebagian petani untuk mensiasati waktu panen.

Buah Durian
Buah Durian

Stek sendiri adalah metode dalam pengembangbiakkan tanaman secara vegetatif  melalui bagian tubuh pohon indukan yang dipotong, seperti daun, akar, dan batang pohon.

Setiap bagian tubuh tanaman ini memiliki sifat totipotensi dimana sel dari tumbuhan tersebut masing-masing memiliki kemampuan untuk membelah diri. Sehingga memungkinkan bagian yang dipotong tadi untuk memiliki jaringan hidup sendiri dan menumbuhkan akar baru.

Menggunakan cara stek durian yang benar akan menghasilkan bibit baru dengan kualitas buah yang sama dengan induknya dan pertumbuhannya biasanya lebih cepat daripada menanam menggunakan biji.

Cara Stek Durian yang Benar

Cara Stek Buah Durian
Cara Stek Buah Durian

Anda perlu memperhatikan tata cara stek durian yang benar, agar proses stek dapat berhasil dan menghasilkan bibit baru. Karena proses yang salah dan kurangnya ketelitian sering mengakibatkan bagian yang sudah terpotong menjadi terbuang sia-sia.

Namun, sebelumnya Anda juga harus mempertimbangkan faktor lingkungan dan juga musim saat akan melakukan proses stek, karena lingkungan yang memberikan kelembapan akan memudahkan penetrasi udara pada pangkal stek.

Sebaliknya kondisi cuaca atau lingkungan dengan hawa yang panas akan membuat kesulitan dalam pembentukan akar bibit.

1. Pemilihan Pohon Indukan

Pohon Indukan
Pohon Indukan

Sesuai cara stek durian pohon yang akan dipotong bagian tubuhnya harus dipastikan sebagai indukan yang masih muda dan sudah berbuah.

Anda dapat melihat kualitas pohon dari produktivitas buahnya, ukuran dan rasa buah yang dihasilkan, pastikan juga pohon tersebut bebas dari penyakit.

2. Memilih Bagian Stek

Memilih Batang Stek
Memilih Batang Stek

Bagian pohon yang akan digunakan sebagai stek sebaiknya adalah ranting yang kuat dan mendapat sinar matahari dengan baik.

Sebaiknya waktu untuk memotong bagian ini dilakukan di pagi hari antara pukul 06:00 – 08:00, karena pada saat itu produksi getah pohon durian berada pada puncaknya.

Selanjutnya potong-potong ranting tersebut di bagian antar daun sepanjang 5 – 10 cm, pastikan masing-masing ruas yang sudah Anda potong memiliki 1 tangkai daun.

Sebaiknya lakukan pemotongan menggunakan pisau yang tajam agar tidak banyak melukai batang. Untuk tangkai yang memilki banyak daun sebaiknya dipangkas dan sisakan sebanyak 3 helai.

3. Menanam Stek Tahap Awal

Perangsang Pertumbuhan
Perangsang Pertumbuhan

Setelah potongan stek sudah jadi, ikuti cara stek durian berikut dengan meruncingkan bagian bawah stek disisi kanan dan kiri, kemudian berikan zat perangsang tumbuh.

Lalu siapkan media tanam untuk tahap pertama, untuk media tanam yang baik Anda dapat menggunakan akar pakis halus yang sudah disterilkan terlebih dahulu dengan cara direbus.

Masukkan media tanam kedalam polybag atau gelas plastik sebanyak 1/3 dari volumenya. Tancapkan stek tadi ke media tanam sedalam 2 – 3 cm. Anda dapat  memberikan kembali zat perangsang tumbuh atau hormon auksin ke media tanam untuk mempercepat proses pertumbuhannya.

Untuk penempatannya sebaiknya gunakan lokasi yang teduh agar terhindar dari air hujan dan sinar matahari yang berlebihan, atau lebih amannya buatkan sebuah penutup.

4. Menanam Stek Tahap Kedua

Stek Tahap Dua
Stek Tahap Dua

Cara stek durian berikut ini berfungsi sebagai upaya pengadaptasian stek sebelum benar-benar dipindahkan ke lahan tanam. Stek dikatakan sudah memasuki usia siap tanam apabila telah berusia lebih dari tiga bulan. Pertumbuhannya bisa dilihat dari akar yang sudah mulai lebat.

Pindahkan bibit durian yang sudah berakar tersebut kedalam polybag berdiameter 15 cm yang telah diisi dengan tanah dan juga pupuk. Pelihara juga kelembapannya dengan minyirami air, bibit ini dapat dipindahkan ke lahan tanam saat daun baru sudah mulai tumbuh.

Jika Anda berniat memberikan pupuk, sebaiknya hindari pemakaian pupuk kandang terlebih dulu. Karena penggunaan pupuk kandang pada usia ini dapat menyebabkannya berjamur.

5. Menanam Stek Tahap Akhir

Stek Tahap Akhir
Stek Tahap Akhir

Pada tahap ini bibit durian sudah bisa ditanam di lahan. Tanah yang akan digunakan untuk menanam haruslah tanah yang subur dan sudah diberi pupuk sebelumnya.

Bersihkan lahan dari rumput atau tanaman parasit lainnya agar tidak mengganggu proses pertumbuhan, dan nutrisi pohon dapat terjaga dengan baik. Setelah semua persiapan selesai, buatlah lubang tanam sesuai kebutuhan akar pada bibit.

Kemudian timbunlah dengan tanah yang sudah diberi campuran pupuk serta tutupi juga dengan sekam. Setelah lubang tertutup, padatkan tanah tersebut dan sirami dengan air.

Kesalahan Umum Pada Cara Stek Durian Yang Menyebabkan Kegagalan

Kesalahan Umum Stek Durian
Kesalahan Umum Stek Durian

1. Batang yang Sudah Dipotong Tidak Langsung Disetek

Jika Anda sudah memotong batang durian yang akan dijadikan stek, maka usahakan agar langsung melanjutkan proses pembuatan stek tersebut.

Batang yang sudah dipotong jika dibiarkan selama berjam-jam bisa membuatnya kering dan merusak sel jaringan yang ada didalamnya.

2. Media Tanam Tidak Steril

Media Tanam
Media Tanam

Sesuai penjelasan cara stek durian yang benar, media yang akan digunakan harus disterilkan terlebih dahulu. Jika menggunakan pakis halus sebagai media tanam maka harus direbus terlebih dulu untuk menghilangkan bakteri dan mikroba pada pakis halus.

Media tanam yang tidak steril mengakibatkan pertumbuhan pada stek terhambat, bahkan mengakibatkan kebusukan ataupun menimbulkan jamur yang membuat batang stek jadi terbuang.

3. Meletakkan Media Tanam Secara Sembarangan

Jangan Meletakan Media Tanam Sembarangan
Jangan Meletakan Media Tanam Sembarangan

Kegunaan dari menaruh media tanam di tempat yang teduh sesuai cara stek durian yang benar adalah untuk menjaga kelembapannya. Karena jika terkena sinar matahari terlalu sering atau berlebihan akan membuat stek tersebut mengering.

Sedangkan memberinya sebuah penutup juga dapat menghindarkannya dari terpaan air hujan, dimana air yang terlalu banyak masuk akan menyebabkan pembusukan pada stek.

4. Zat Perangsang Tumbuh Kadaluarsa

Jika sudah melakukan cara stek durian dengan benar namun stek tidak kunjung tumbuh, maka cobalah periksa zat perangsang tumbuh yang telah Anda gunakan.

Setiap produk perangsang tumbuh memiliki batas untuk tanggal kadaluarsa. Disinlah kadang penyebab kegagalan yang sering tidak diketahui. Dalam proses stek ketelitian benar-benar dibutuhkan untuk mendapatkan keberhasilan.

Sebaiknya periksa dulu tanggal tersebut saat Anda membelinya supaya tidak terjadi penyesalan nantinya.

5. Umur yang Tidak Sesuai

Pohon Indukan Terlalu Tua
Pohon Indukan Terlalu Tua

Umur pohon indukan yang terlalu tua akan memiliki tingkat keberhasilan yang lebih sedikit.

Pasalnya telah terjadi peningkatan produksi zat penghambat pertumbuhan dan penurunan terhadap senyawa fenolik yang memiliki peran sebagai auksin konfaktor yang memicu pertumbuhan akar pada stek.

Maka dari itu sebaiknya memilih pohon durian sehat yang masih muda dan memiliki produktivitas yang baik.

Durian
Durian

Demikianlah cara stek durian bagi Anda yang ingin belajar tentang pembudidayaan tanaman. Memang dibutuhkan banyak ketelitian dan kesabaran supaya menghasilkan bibit yang siap tanam.

Jangan pernah menyerah untuk mencoba, asalkan mengetahui langkah-langkah dan cara yang benar akan mendatangkan keberhasilan pada akhirnya.

Leave a Reply