Cara Menanam Melon

Informasi Penting Tentang Cara Menanam Melon dan Semua Tahapannya

Cara menanam melon | Melon menjadi salah satu buah yang cukup banyak digemari. Mengapa demikian? Karena buah yang satu ini terkenal karena rasa manis dan sensasi yang menyegarkan. Bahkan, Buah ini juga sangat cocok untuk dimakan atau dikonsumsi langsung.

Selain itu, banyak juga yang menjadikannya campuran untuk es dan makanan lainnya. Jadi tidak heran jika buah ini pun selalu laku di pasaran, sehingga banyak juga yang berminat menggunakan lahannya sebagai lahan untuk bididaya melon.

Bila Anda juga tertarik dengan budidaya buah yang satu ini, tak ada salahnya bila Anda mencari tahu tentang cara menanam melon. Hal ini diperlukan agar nantinya hasil yang Anda dapatkan bisa lebih optimal.

Tahapan Cara Menanam Melon Dari Awal Pembibitan Hingga Panen

Petani Melon
Petani Melon

Tentunya, ada beberapa tahapan cara menanam melon yang harus Anda ikuti dalam proses menanam buah melon ini. Setiap tahapan memiliki poin penting yang harus diperhatikan dan semuanya ini sangat berpengaruh pada hasil dan kualitas buah ketika memang sudah saatnya untuk memanen buah ini.

Tahapan mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga tahap panen perlu benar-benar diperhatikan dengan sebaik mungkin. Berikut ini beberapa info yang akan sangat berguna bagi Anda.

1. Pemilihan bibit Melon Kualitas Terbaik

 Pemilihan bibit Melon Kualitas Terbaik
Pemilihan bibit Melon Kualitas Terbaik

Kualitas tanaman akan sangat ditentukan oleh bibit. Ini juga akan sangat menentukan kualitas dari buah yang akan dihasilkan nantinya. Oleh karena itu, pemilihan bibit menjadi tahapan pertama sebelum tanaman tersebut tumbuh dan berbuah. Terkait dengan cara menanam melon, tentu Anda perlu tahu cara memilih bibit yang tepat.

Sebenarnya, proses pemilihan tidaklah sulit. Cara termudahnya adalah dengan membeli bibit di toko bibit tanaman. Dengan demikian, potensi mendapatkan bibit yang bagus akan lebih tinggi.

Namun, itu tidaklah cukup. Anda perlu memastikannya dengan cara merendam bibit tersebut di air. Bibit yang berkualitas akan tenggelam, sedangkan bibit yang tidak bagus akan mengambang atau mengapung. Tentu saja, cara ini bisa digunakan juga ketika Anda memilih untuk mencari bibit sendiri selain dari toko bibit.

Hasil Pemilihan Bibit Melon
Hasil Pemilihan Bibit Melon

Setelah direndam itu, bukan berarti bahwa tugas pemilihan bibit sudah selesai. Setelah itu, cara menanam melon selanjutnya adalah untuk mengeringkannya. Bibit tersebut harus dalam keadaan kering ketika akan disimpan untuk proses selanjutnya. Kalau tahapan ini dibiarkan, bibit akan mudah berjamur dan rusak, dan pastinya ini akan sangat merugikan Anda nantinya.

2. Penyemaian bibit

Lalu, tahapan selanjutnya adalah menyemaikan bibit yang sudah dipilih. Tujuan dari proses penyemaian ini adalah untuk mempersiapkan bibit sebelum nantinya dipindahkan di lahan tanam. Dengan disemaikan, bibit akan tumbuh dengan lebih baik karena bisa dikontrol dan diamati dengan mudah. Perawatan intensif pun bisa diberikan agar nantinya bibit tersebut bertunas dan siap untuk ditanam di lahan yang disediakan.

Penyemaian Bibit Melon
Penyemaian Bibit Melon

Media penyemaian ini tidaklah sama dengan lahan tanam. Tempat yang digunakan bisa berupa pot ataupun polybag. Untuk tanahnya, akan sangat baik bila tanah tersebut merupakan campuran antara tanah serta pupuk kandang kering, agar tanah tersebut memberikan nutrisi optimal di masa awal pertumbuhan. Untuk perbandingan tanah dan pupuknya, 3:1 adalah perbandingan yang paling ideal.

Setelah dicampur, tanah dimasukkan ke dalam media. Dalam tahapan cara menanam melon ini, tanah tidak boleh terlalu penuh. Kemudian, bibit melon bisa ditaburkan di media tanam tersebut dan ditutup dengan tanah secara tipis saja. Untuk hal ini, menaburkan tanah bisa dilakukan agar nantinya tanah yang menutupi bibit tidak terlalu tebal.

Penyiraman perlu dilakukan langsung setelah bibit disemaikan. Namun, air tidak boleh terlalu banyak. Tanah harus basah, tapi air tidak boleh sampai terlihat menggenang. Kondisi air yang terlalu banyak tidaklah baik untuk proses pertumbuhan. Umumnya, bibit yang baik akan membutuhkan sekitar 2 minggu untuk memunculkan kecambah atau tunas.

3. Pengolahan dan Persiapan lahan Melon

Tahap cara menanam melon selanjutnya adalah mengolah lahan. Lahan perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar nantinya siap digunakan begitu bibit sudah siap untuk ditanam. Untuk itu, biasanya pengolahan lahan dilakukan ketika masa persemaian. Hal ini karena proses pengolahan lahan bisa memakan waktu. Selain itu, tanah juga perlu dibiarkan terlebih dahulu selama sekitar 2 minggu hingga nantinya siap untuk ditanami.

Salah satu yang utama dan penting dilakukan di tahap ini adalah membersihkan lahan. Lahan haruslah bersih dari rumput, gulma, batu-batuan, serta tanaman yang sudah mati. Bisa dikatakan, lahan harus dalam keadaan bersih dari tanaman lainnya agar nantinya nutrisi bisa sepenuhnya diambil oleh tanaman melon.

Persiapan lahan Melon
Persiapan lahan Melon

Tahapan cara menanam melon selanjutnya adalah untuk menggemburkan tanah. Hal ini perlu dilakukan untuk meratakan nutrisi tanah dan membuat tanah tidak terlalu keras. Di proses penggemburan ini, Anda bisa sekaligus mencampurkan pupuk kandang atau kompos kering ke tanah agar nantinya tanah lebih siap dan memiliki kandungan hara tanah yang lebih tinggi.

Pembedengan dilakukan begitu tanah sudah cukup gembur. Bedeng ini dibuat dengan lebar sekitar 130cm. Untuk tingginya, bisa di kisaran 50cm dan panjangnya menyesuaikan ketersediaan lahan. Lalu, siapkan juga area di antara bedeng-bedeng selebar 40cm sebagai tempat drainase dan akses berjalan di sekitar bedeng nantinya. Kemudian, bedeng bisa ditutup dengan plastik dan dibiarkan selama sekitar 2 minggu.

4. Penanaman dan perawatan

Setelah bibit dan lahan siap, tahapan cara menanam melon selanjutnya adalah memindahkan benih dari tempat semai ke lahan tanam. Umumnya, umur bibit sudah dua minggu. Selain itu, setidaknya sudah ada 2 hingga 3 helai daun. Dua hal ini menjadi syarat dan ketika keduanya sudah terpenuhi, tanaman bisa dipindahkan.

Pemindahan bibit melon ke lahan
Pemindahan bibit melon ke lahan

Dalam proses pemindahan, sebaiknya Anda berhati-hati. Tanaman masih sangat rentan dan bisa saja patah atau rusak dalam proses pemindahan. Untuk itu, memang sebaiknya tidak terlalu banyak menyentuh tanaman dan proses pemindahan sekaligus dengan media tanamnya. Pot ataupun polybag dilepaskan dulu sebelum proses pemindahan ini. Setelah itu, lahan dibuat lubang juga untuk menjadi lokasi pemindahan bibit.

Begitu benih sudah dipindahkan, itu bisa segera ditutup dengan tanah, tapi tidak terlalu tebal. Bisa juga menambahkan pupuk kandang kering. Proses penamanan ini ditutup dengan menyirami dengan air, tapi jangan sampai terlihat menggenang dan terlalu basah.

Terkait dengan cara menanam melon, khususnya perawatannya, sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Tanaman melon relatif mudah dan bahkan bisa hidup tanpa adanya perawatan intensif. Namun, ada baiknya bila penyiangan dilakukan untuk membuang hama dan gulma. Pemupukan juga bisa dilakukan dan disarankan menggunakan pupuk cair.

Perawatan Melon
Perawatan Melon

Itulah beberapa tahapan yang ada dalam proses penanaman tanaman melon. Tentunya, semua proses tersebut haruslah dilakukan dengan tepat agar nantinya hasil yang didapatkan bisa maksimal. Setelah semua proses tersebut dan buah sudah mulai muncul, maka proses panen bisa disiapkan. Biasanya, panen dilakukan setelah 3 bulan proses penanaman.

Panen Buah Melon
Panen Buah Melon

Di usia ini, buah sudah terasa kasar di kulit luarnya dan sudah mengeluarkan aroma wangi khas buah melon. Setelah kondisi ini muncul, maka panen bisa dilakukan. Itulah beberapa info tentang cara menanam melon yang memang perlu Anda ketahui.

Leave a Reply