daun bawang subur

Tahapan dan Info Penting dalam Hal Cara Menanam Daun Bawang

Cara Menanam Daun Bawang | Daun bawang menjadi salah satu sayuran yang banyak digemari. Sudah pasti, ada kandungan gizi yang juga tak bisa diabaikan. Karena itulah, akan cukup menarik ketika bisa menanam daun bawang sendiri.

Entah itu sebagai komoditas atau untuk konsumsi sendiri, itu tetaplah menguntungkan. Dalam hal ini, pastinya Anda akan membutuhkan beberapa info dan tips tentang cara menanam daun bawang.

Daun Bawang
Daun Bawang

Informasi Penting Tentang Cara Menanam Daun Bawang

Ada beberapa tahapan yang bisa diikuti agar bisa mendapatkan hasil yang optimal dalam budidaya daun bawang. Sebenarnya, ini tidaklah terlalu sulit ketika Anda sudah tahu beberapa tahapan yang diketahui. Berikut ini adalah beberapa tahapan yang bisa diikuti.

1. Pemilihan Bibit

Bibit Daun Bawang
Bibit Daun Bawang

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam cara menanam daun bawang adalah memilih bibit yang tepat. Sebelum memilih jenis yang sesuai, Anda perlu tahu beberapa jenis dari tanaman daun bawang ini.

Beberapa di antaranya adalah daun bawang perai jepang, daun bawang putih, serta daun bawang bombai. Dari nama dan jenisnya itu, cukup jelas bahwa daun bawang ini benar-benar diambil dari umbi bawang yang masih muda.

Terkait dengan pemilihan bibitnya, Anda bisa melihat beberapa ciri bibit yang berkualitas. Pertama, bibit yang bagus memiliki bentuk fisik yang bagus dan utuh, serta tidak memiliki hama.

Kalau dari bibitnya saja sudah ada hama, maka nantinya ini akan semakin parah ketika bibit sudah tumbuh cukup besar.

Yang kedua, bibit yang bagus umumnya akan tenggelam ketika direndam di dalam air. Ini adalah cara pemilihan bibit yang paling mudah. Tanpa harus mengamati hal-hal terlalu mendetail, ini sudah cukup.

Tentunya, ini tidak bisa mengabaikan poin sebelumnya terkait fisik dari bibit tersebut.

Bibit Siap Tanam
Bibit Siap Tanam

Lalu, bibit ini memiliki biji yang keras dan kuat. Ini bisa dibuktikan dengan cara memegang dan sedikit meremas atau memberikan tekanan.

Bibit yang seperti ini menandakan bahwa isi dari biji tersebut padat dan nantinya akan bisa memberikan nutrisi awal yang dibutuhkan bagi bibit daun bawang yang akan ditanam.

Lalu, ciri selanjutnya yang perlu diperhatikan terkait pemilihan bibit dan cara menanam daun bawang adalah adanya sertifikasi. Hal ini akan sangat mudah didapatkan bila Anda membeli bibit dari toko pertanian.

Umumnya, bibit yang ada di sana sudah pasti bagus. Dengan demikian, Anda bisa sedikit mengabaikan poin-poin sebelumnya tersebut. Ini serasa seperti jalan pintas dan jalan tercepat untuk mendapatkan bibit yang berkualitas.

2. Penyemaian

Penyemaian Bibit Daun Bawang
Penyemaian Bibit Daun Bawang

Setelah mendapatkan bibit yang bagus, tahapan selanjutnya dalam cara menanam daun bawang adalah di proses penyemaian. Proses penyemaian ini dilakukan agar nantinya bibit benar-benar siap ketika sudah ditanam di lahan tanamnya.

Penyemaian ini membantu benih daun bawang agar bisa mampu beradaptasi dengan lebih baik. Di masa penyemaian ini, Anda perlu memberikan perhatian yang sangatlah khusus, terutama dalam hal nutrisi dan kadar kelembapan tanah.

Anda bisa juga menggunakan polybag sebagai media penyemaian. Lalu, tanah bisa menggunakan tanah biasa ataupun tanah humus dan disertai dengan campuran pupuk kandang.

penyemaian daun bawang

Begitu media sudah siap, bibit atau benih bisa ditaburkan di media yang sudah disediakan. Setelah itu, polybag ditutup dengan kardus ataupun kertas. Sekiranya yang Anda gunakan adalah tanah kering, penyiraman berkala bisa dilakukan

Kertas dan penutup lainnya bisa dibuka dan tak lagi digunakan ketika bibit sudah mulai menunjukkan tunas. Hal ini diperlukan agar daun dari tunas bisa mulai beradaptasi dengan udara luar dan sinar matahari.

Meski demikian, intensitas sinar matahari tetap harus dikontrol agar tidak terlalu terik dan merusak proses perkembangan tunas. Penyiraman dan pemupukan juga perlu dilakukan untuk menjaga perkembangan dan kesehatan tunas.

3. Proses Penanaman

Penanaman Daun Bawang
Penanaman Daun Bawang

Setelah penyemaian, cara menanam daun bawang selanjutnya adalah penanaman. Tentunya, lahan sudah harus disiapkan. Akan jauh lebih baik bila disiapkan beberapa bedeng agar nantinya lebih teratur perkembangannya.

Untuk menanamnya, Anda hanya perlu mengambil bibit yang sudah siap untuk dipindahkan ke lahan. Dalam hal ini, Anda perlu hati-hati agar jangan sampai proses pemindahan ini merusak bibit yang sudah Anda siapkan.

Bibit yang rusak dalam tahap pemindahan akan berpotensi mati dan gagal. Di lahan yang ada, Anda bisa membuat lubang sebagai pertumbuhan. Akar harus diperhatikan agar tidak rusak.

Begitu sudah masuk ke lubang yang sudah disiapkan, Anda bisa mulai menutup akar dengan tanah. Setelah itu, Anda bisa menyiramkan air. Hanya saja, Anda tidak boleh terlalu banyak menyiram air karena itu justru hanya akan membuat tunas tersebut rusak dan bahkan membusuk.

Setidaknya, tanah tidak boleh hingga terlihat terlalu basah dan ada genangan air

4. Perawatan Daun Bawang

Perawatan Daun Bawang
Perawatan Daun Bawang

Lalu, tahapan selanjutnya dalam cara menanam daun bawang adalah untuk merawat. Proses perawatan perlu dilakukan dengan sebaik mungkin. Meski bagian ini tidaklah sedetail di proses persemaian dan perkembangan, tetap saja diperlukan perhatian pada tanaman tersebut.

Setidaknya, Anda perlu menyiram setiap hari. Idealnya, penyiraman dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Pembersihan juga perlu dilakukan secara teratur agar tidak ada hama.

daun bawang tumbuh subur

Bahkan, ketika ada tanaman yang rusak dan bahkan mati, itu perlu segera dipindah agar tidak merusak tanaman lain yang masih sehat.

5. Masa Panen Daun Bawang

Tahap terakhir dalam cara menanam daun bawang adalah untuk memanen daun bawang. Tentunya ini adalah proses yang sangat ditunggu dan dinantikan.

Panen Daun Bawang
Panen Daun Bawang

Umumnya, tanaman ini akan dipanen ketika sudah berusia sekitar 75 hari. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari rumpun tanaman yang sudah terlihat sangat banyak dan daunnya sudah menjadi hijau tua.

Selain itu, tanaman daun bawang ini bisa dikatakan sudah layak panen ketika daunnya sudah terasa cukup keras ketika ditekan. Di bagian bawah batang, warnanya juga sudah mulai terlihat kekuningan, dan tidak lagi berwarna putih seperti ketika awal pembenihan.

Itulah beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam cara menanam daun bawang.

Beberapa Syarat dalam Cara Menanam Daun Bawang

Merawat Daun Bawang
Merawat Daun Bawang

Selain itu, ada beberapa syarat dan faktor yang akan sangat mempengaruhi perkembangan tanaman daun bawang. Ini menjadi hal lain yang perlu diperhatikan dalam tahapan cara menanam daun bawang. Inilah beberapa faktor pentingnya.

1. Iklim

Iklim akan sangat berkaitan dengan suhu lingkungan. Idealnya, tanaman ini akan bisa tumbuh di suhu 18 derajat hingga 25 derajat Celsius. Suhu idealnya memang tidak boleh terlalu tinggi, tapi juga tidak bisa terlalu rendah.

2. Ketinggian Tempat

Tinggi ideal dari tanaman ini ada di rentangan 250 hingga 1500 meter di atas permukaan laut. Dengan demikian, ini cukup cocok baik itu di dataran rendah maupun di area dataran tinggi.

3. Tanah

Untuk jenis tanah yang ideal, salah satunya adalah tanah andosol. Tanah ini merupakan tanah yang berasal dari area gunung berapi yang memang memiliki unsur hara yang kaya. Tanah ini juga memiliki keasaman di kisaran 6,5 hingga 7,5.

Cara Menanam Daun Bawang
Cara Menanam Daun Bawang

Beberapa informasi tentang penanaman daun bawang ini memang sangat penting bagi Anda yang ingin mengembangkan tanaman ini.

Ada beberapa cara menanam daun bawang dan informasi pendukung lainnya yang harus diperhatikan agar nantinya hasil yang didapatkan bisa lebih optimal dan memuaskan.

Leave a Reply