bunga matahari

Cara Menanam Bunga Matahari Bagi Pemula Agar Tidak Mudah Mati

Cara Menanam Bunga Matahari | Bunga matahari merupakan bunga eksotis yang cukup terkenal, tanaman ini memiliki postur yang tinggi serta memiliki bunga yang cukup besar dengan warna kuning yang cerah.

Saat ini pembudidayaan bunga matahari sudah banyak dilakukan terutama di tempat-tempat pariwisata. Alasannya karena kebun yang ditumbuhi bunga matahari terkesan menawan sehingga memancing para wisatawan untuk menikmati pemandangan ataupun mengambil foto yang bagus.

Disamping itu bunga matahari juga dapat menghasilkan kuaci yang sering dimanfaatkan sebagai cemilan. Menarik sekali bukan, bagaimanakah cara menanam bunga matahari? Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.

Langkah-langkah dan Cara Menanam Bunga Matahari yang Benar

Bunga matahari dapat tumbuh dimana saja serta memiliki daya tahan yang cukup tinggi, dengan mengetahui hal ini akan semakin memotivasi Anda untuk melakukan penanaman. Cara menanam bunga matahari sangatlah mudah, bahkan Anda dapat menanamnya sendiri untuk mempercantik tampilan kebun rumah Anda.

1. Memilih Jenis Bibit yang Akan Ditanam

Jenis Bibit Bunga Matahari
Jenis Bibit Bunga Matahari

Sebelum masuk ke cara menanam bunga matahari sebaiknya Anda menentukan terlebih dulu jenis yang akan Anda tanam. Bunga matahari secara besar terbagi menjadi empat jenis yaitu mamoth, autumn beauty, sun beam dan teddy bear.

  • Bunga matahari berjenis mamoth adalah yang memiliki ukuran bunga paling besar dan juga batang yang tinggi.
  • Jika Anda menginginkan bunga matahari dengan warna yang menarik maka Anda bisa menanam autumn beauty, warna bunga yang dihasilkan biasanya berwarna kecokelatan ataupun merah tua.
  • Apabila anda mempunyai lahan yang cukup terbatas maka bisa memilih bunga matahari jenis sun beam, tanaman ini memiliki panjang tanaman yang medium antara 1 – 1,5 meter.
  • Sedangkan untuk ukuran yang lebih kecil lagi yaitu bunga matahari teddy bear, bunga jenis ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan bunga dandelion.

2.  Seleksi Bibit Bunga Matahari

Seleksi Bibit Bunga Matahari
Seleksi Bibit Bunga Matahari

Jika sudah memutuskan jenis bunga yang akan ditanam maka saatnya untuk melakukan seleksi pada bibit. Untuk tanaman apapun selalu pilihlah benih yang dihasilkan oleh indukan yang sehat dan berkualitas. Jika tidak memungkinkan untuk mengambil langsung dari induknya maka dapat menggunakan cara alternatif.

Cara menyeleksinya yaitu dengan mencelupkan biji yang akan Anda gunakan kedalam air, jika biji ini tidak ada yang mengambang berarti layak untuk ditanam.

3. Memilih Lokasi Tanam

Memilih Lokasi Tanam Bibit Matahari
Memilih Lokasi Tanam

Cara menanam bunga matahari yang selanjutnya yaitu melihat kondisi dan posisi lahan yang akan ditanami terlebih dahulu. Bunga matahari sebenarnya sangat cocok dengan iklim di Indonesia yang merupakan negara tropis, dimana sinar matahari bisa didapatkan setiap hari dengan mudahnya.

Namun perlu diketahui bahwa tempat yang paling bagus untuk pertumbuhannya yaitu di dataran tinggi, tetapi tidak akan menjadi masalah bila Anda menanamnya di dataran rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa cara menanam bunga matahari tidak memerlukan lokasi penanaman yang spesifik asalkan mendapatkan  penerangan yang baik serta tercukupi air dan nutrisinya.

4. Penyemaian Bibit Bunga

Penyemaian Bibit Bunga

Cara menanam bunga matahari berikutnya yaitu melakukan penyemaian, tujuannya adalah untuk memaksimalkan pertumbuhan tunas pada bibit bunga matahari. Untuk media penyemaian Anda bisa menggunakan polybag kecil yang berisi campuran tanah dan kompos ataupun sekam.

Tanam biji yang telah Anda seleksi sebanyak 2 – 3  butir ke dalam media, perhatikan juga posisinya, posisi menanam yang tepat adalah bagian biji yang berbentuk runcing tertancap pada tanah. Letakkan media penyemaian ini pada sinar matahari secara tidak langsung agar biji tidak mati karena kekeringan.

Hasil Semai Bibit Bunga Mulai Tumbuh
Hasil Semai Bibit Bunga Mulai Tumbuh

Lakukan juga penyiraman minimal dua kali sehari secara rutin untuk menjaganya tetap lembab. Proses penyemaian ini kurang lebih berlangsung selama 30 hari, jika proses ini telah selesai Anda bisa memindahkannya ke media tanam ataupun ke lahan.

5. Penanaman Bunga Matahari Pada Pot

Jika Anda lebih memilih menanam bunga matahari didalam pot maka pastikan bahwa pot tersebut kuat dan memiliki ukuran yang cukup besar. Pot yang bagus biasanya terbuat dari batu atau tanah liat karena memiliki bobot yang ideal serta lebih ramah lingkungan. Kemudian pada pot yang dipilih haruslah memiliki lubang untuk pembuangan air, agar nantinya air penyiraman tidak menggenang didalam pot dan menyebabkan pembusukan.

Penanaman Bunga Matahari Pada Pot
Penanaman Bunga Matahari Pada Pot

Cara menanam bunga matahari menggunakan pot, yang pertama kali harus dilakukan pastinya adalah memasukkan tanah kedalam pot. Tanah yang digunakan sebaiknya tanah yang sudah diketahui kesuburannya serta dapat mengalirkan air dengan baik.

Sebelum dimasukkan kedalam pot campurkan dulu tanah tadi menggunakan pupuk kompos untuk menambahkan nutrisinya. Gunakan campuran merata dengan masing-masing kadar 50%. Selanjutnya masukkan bunga matahari yang telah disemai sedalam 10 cm atau menyesuaikan pertumbuhan tanaman.

Tutupi terus dengan tanah hingga pot tersisa ruang 3 cm, kemudian setelah penanaman selesai sirami menggunakan air. Jangan lupa untuk selalu meletakkannya pada tempat yang tersinari matahari dengan baik.

6. Menyiapkan Tanah

Untuk mempermudah pertumbuhannya pada lahan sebaiknya pilihlah tanah yang subur dan juga memiliki drainase yang baik. Tanah dengan kemampuan mengalirkan air yang baik akan menghindarkan pembusukan terhadap tanaman. Selain itu perlu diketahui bahwa tanah yang baik bagi pertumbuhan bunga matahari memiliki Ph dengan kisaran 6,0 – 7,5.

Sebagai tambahan lakukan juga penyiangan untuk menghilangkan parasit dan tumbuhan liar yang dapat mengganggu tumbuh kembang bunga matahari. Disamping itu lakukan juga pemupukan menggunakan kompos pada tanah yang akan ditanami bunga matahari. Hal ini akan bermanfaat dalam memasok nutrisi pada tanaman, selain itu pemupukan juga dapat memperbaiki daya drainase dan tingkat kelembapan tanah.

7. Membuat Bedengan Pada Lahan Tanam

Berbeda dengan penggunaan pot yang sewaktu-waktu bisa dipindahkan, memilih cara menanam bunga matahari menggunakan lahan terbuka berarti harus siap menghadapi rintangan seperti hujan. Salah satu cara mensiasatinya yaitu dengan membuat bedengan, bedengan ini akan berfungsi sebagai penahan dari banjir ketika hujan deras datang.

Untuk membuatnya bisa Anda lakukan menggunakan cangkul atau sekop, buatlah bedengan dengan tinggi kira-kira 50 cm. Sedangkan untuk panjang dan lebarnya bisa menyesuaikan dengan ukuran lahan yang Anda miliki, buatlah setidaknya 1 bedengan mampu menampung pertumbuhan dua bunga matahari. Untuk mempermudah jalannya irigasi buatlah juga jalur pengairan pada setiap bedengan yang telah Anda buat.

8. Penanaman Bunga Matahari Pada Lahan

Cara menanam bunga matahari selanjutnya, buatlah lubang galian pada lahan yang telah Anda pilih dengan kedalaman kurang lebih 8 – 10 cm, atau menyesuaikan dengan pertumbuhan tanaman yang telah disemai.

Penanaman Bunga Matahari Pada Lahan
Penanaman Bunga Matahari di Kebun

Kemudian beri jarak pada setiap lubang tanam kurang lebih 30 cm untuk jenis bunga berukuran sedang, atau 45 – 50 cm untuk jenis bunga yang dapat tumbuh lebih tinggi. Setelah penanaman selesai tutup kembali lubang tanam dengan rapat kemudian sirami untuk menjaga kelembapannya.

Bunga matahari Bermekaran di Kebun

Bunga matahari bermekaran

kebun bunga matahari

Begitulah cara menanam bunga matahari yang dapat Anda praktekkan di rumah. Jangan lupa untuk merawatnya dengan penyiraman yang rutin dan jagalah dari hama maupun parasit yang dapat merusaknya.

Leave a Reply